Posyantekdes Cotbaroh.ID

Prosesi Serah Terima Vsat Hibah Dari Kominfo dan BP3TI yang diterima oleh Keuchik Gampong Cot Baroh, Saat ini vsat tersebut di kelola Oleh Posyantek Gampong Cot Baroh

Sebagaimana diketahui bahwa teknologi merupakan salah satu faktor pendorong perubahan, baik perubahan di bidang ekonomi maupun sosial budaya masyarakat.  Oleh karena itu, alih teknologi ke masyarakat dalam rangka percepatan pembangunan masyarakat memiliki peran penting.

Selama ini proses alih teknologi ke masyarakat berjalan mengikuti mekanisme pasar.  Artinya, alih teknologi terjadi karena ada kebutuhan atau permintaan.  Mengingat faktor-faktor tertentu, seperti kesenjangan akses informasi, keterbatasan modal, dan kendala geografi, maka dalam proses alih teknologi khususnya Teknologi Tepat Guna (TTG) kepada masyarakat diperlukan campur tangan pemerintah untuk akselerasinya/percepatannya.

Dalam rangka peningkatan akses masyarakat terhadap TTG, melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 1998 tentang Operasionalisasi Pos Pelayanan Teknologi Pedesaan (Posyantekdes), Menteri Dalam Negeri menginstruksikan kepada Gubernur, Bupati/Walikota, dan Camat di seluruh Indonesia untuk (1) melaksanakan operasionalisasi Posyantekdes; (2) memberikan petunjuk, pengarahan, bimbingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Posyantekdes, serta meningkatkan dan memantapkan koordinasi keterpaduan  pelaksanaannya dengan dinas/instansi terkait yang ada di daerah; (3) menetapkan pola pembinaannya; (4) mengalokasikan dana dari APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota serta dana lainnya yang sah dan tidak mengikat; dan (5) melaporkan hasil pelaksanaannya.

Di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2010 tentang Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Teknologi Tepat Guna, istilah Posyantekdes dirubah menjadi Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna).  Dalam rangka pembinaan dan pengembangan Posyantek, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa – Kementerian Dalam Negeri menyusun Pedoman Umum Pengelolaan Posyantek. 

Pengertian

         Istilah-istilah yang perlu dipahami dalam pedoman umum ini adalah sebagai berikut:

  1. Teknologi Tepat Guna selanjutnya disebut TTG adalah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalahan masyarakat, tidak merusak lingkungan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara mudah serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan hidup;
  2. 2. Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna selanjutnya disebut Posyantek adalah lembaga kemasyarakatan di kecamatan yang memberikan pelayanan teknis, informasi dan orientasi berbagai jenis TTG;
  3.   Warung Teknologi Tepat Guna selanjutnya disebut Wartek adalah lembaga kemasyarakatan  di desa/kelurahan yang memberikan pelayanan teknis, informasi dan orientasi berbagai jenis TTG.
  4. Sumber TTG adalah pencipta, produsen dan atau lainnya baik secara perorangan atau lembagayang menghasilkan dan atau memiliki paling sedikit satu jenis TTG yang diperlukan masyarakat pemanfaat dan pengguna TTG.
  5. Pemetaan kebutuhan adalah pengumpulan data dan informasi jenis TTG, jenis usaha, sosial budaya dan potensi sumber daya lokal.

Posyantekdes CotBaroh.ID alah tempat perkempulan anak-anak muda Gampong Cot Baroh Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie  yang melakukan perubahan yaitun dengan mendorong pemafaatan teknologi informasi dan komunikasi di Gampong Cot Baroh.

Facebook Comments