4 Tahapan Sukses Kembangkan Badan Usaha Milik Gampong

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID – Berbicara tentang Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), tentu masyarakat sudah familiar dengan badan usaha ini. BUMG merupakan usaha yang dibentuk dan dikembangkan oleh Gampong dan tentunya diyakini dapat memberikan banyak manfaat untuk masyarakat Gampong.

Tujuan BUMG ini didirikan pun tak lain untuk melanggengkan peningkatan perekonomian dari masyarakat Gampong. Masyarakat memiliki peranan penting untuk berpartisipasi dalam mengembangkan serta memajukan Gampongnya baik sebagai pengurus ataupun ikut bekerja dalam usaha yang dijalankan oleh BUMG di Gampongnya.

Foto Bersama di depan PT. BUMDES PANCA MANDALA

 

Tak dapat dipungkiri, sudah banyak sekali BUMG yang memasuki ranah kesuksesan. Tetapi tidak sedikit BUMG yang sudah berdiri belum berkembang dengan baik bahkan terdapat beberapa BUMG yang akhirnya bubar dan tidak beroperasi lagi. Banyak faktor yang menyebakan hal-hal seperti ini terjadi, seperti pengelolaan BUMG yang belum teratur dan berantakan, baik dari segi modal yang dimiliki ataupun struktur organisasi dan usaha yang sedang dijalani.

Kita tidak bisa mengelak ketika salah satu faktor kesuksesan BUMG berasal dari banyaknya modal yang dimiliki Gampong. Tetapi memilki banyak modal tanpa adanya pengelolaan yang baik menyebabkan BUMG tidak akan dapat berkembang. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan yang baik terhadap pelaksanaan BUMG agar dapat berkembang dan dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Berikut terdapat 4 tahapan pengelolaan BUMG yang wajib dilaksanakan oleh pengurus BUMG.

  1. Perencanaan

Perencanaan dalam sebuah organisasi sangat dibutuhkan. Dengan adanya perencanaan maka sebuah organisasi bisa berjalan dengan baik. Dalam perencanaan tentunya ada penetapan tujuan yang dibuat oleh BUMG sebagai dasar awal untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai, yaitu meningkatkan perekonomian Gampong, meningkatkan Pendapatan Asli Gampong  bahkan memberikan pelayanan publik kepada masyarakat tanpa mengharapkan imbalan yang lebih. Dengan kata lain, program usaha yang dibentuk ini betul-betul diprioritaskan untuk Gampong dan masyarakatnya.

  1. Pengorganisasian

Pengorganisasian merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Dengan adanya pengorganisasian yang jelas maka segala tugas dan tanggung jawab sudah dapat diketahui dan tersusun dengan jelas, sehingga keberlangsungan BUMG dapat berjalan dengan baik. Pengorganisasian yang dibentuk harus berada diluar struktur organisasi pemerintah Gampong, agar pengurus BUMG dapat fokus mengurusi BUMGnya.

  1. Penggerakkan

Pada tahap penggerakkan, BUMG membutuhkan bimbingan, saran dan perintah. Di setiap rapat kerja seharusnya dibahas perihal kekurangan dari kepengurusan BUMG sehingga yang belum cukup tahu atau kurang berpengalaman terkait ke-BUMG-an dapat diberikan bimbingan agar apa yang menjadi kekurangan atau kendala dalam BUMG dapat diperbaiki dengan saran yang membangun. Para pengurus BUMG harus didorong dengan motivasi-motivasi yang membangun agar pengurus dapat bekerja lebih giat dan keras lagi agar tujuan mulia BUMG dapat tercapai. Sebisa mungkin antara ketua dan anggota BUMG dapat terjalin kerjasama yang baik dan solid, sehingga tercipta keharmonisan dan rasa kekeluargaan dalam kepengurusan BUMG.

  1. Pengawasan

Pada tahap pengawasan, untuk mengetahui pekerjaan apa saja yang telah terlaksana dapat dinilai dan dikoreksi melalui pelaksanaan pekerjaan yang sesuai dengan rencana semula, sehingga ketika terdapat ketidaksamaan dengan apa yang telah direncanakan diawal maka hal ini dapat ditelaah dan dapat diketahui apa yang menjadi faktor penyebab rencana tersebut tidak dapat dijalankan. Kedepannya, hal-hal tersebut dapat diperbaiki oleh pengurus BUMG. Dengan demikian, tahapan-tahapan ini perlu dilakukan demi keberlangsungan BUMG agar berkembang dan dapat mencapai tujuannya sebagai salah satu organisasi yang dapat membangkitkan perekonomian Gampong dan mensejahterakan masyarakat Gampong.

dioleh dari BUMDES.ID

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan