Warga Cot Baroh Menunaikan Zakat Hasil Panen Padi Musim Tanan 2018 – 2019

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID – Zakat adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya). Zakat dari segi bahasa berarti ‘bersih’, ‘suci’, ‘subur’, ‘berkat’ dan ‘berkembang’. Menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh syariat Islam.

Warga Berdatangan Ke Meunasah Untuk Menunaikan zakat

Seperti yang kita ketahui bersama zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib fardhu atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat termasuk dalam kategori ibadah seperti salat, haji, dan puasa yang telah diatur secara rinci berdasarkan Alquran dan Sunah. Zakat juga merupakan sebuah kegiatan sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan umat manusia di mana pun, zakat terbagi atas dua jenis yakni zakat fitrah dan zakat harta.

Penerimaan Zakat

Minggu pagi, 24 Maret 2019 warga Cot Baroh berdatangan ke Meunasah untuk menunaikan zakat pertanian yaitu padi hasil panen musim tanam tahun 2018 – 2019,  yang di terima oleh Tgk Zulkifli selaku Tgk Imam  Gampong Cot Baroh, Turut di dampingi oleh Keuchik Gampong  Cot Baroh Abdul Gani Hasan, serta Safwaturrahman selaku sekretaris Gampong serta amil zakat lainya.

Pengumpulan Padi Ton, Padi Untuk Pembangunan Mesjid

Selain membayar zakat hasil pertanian, warga juga mengumpulkan 10 Kg padi per Kepala Keluarga atau sering di sebut “Padi Ton” yang dipergunakan untuk membiayai  pembangunan mesjid Baitul Izzah Mukim Aron Kecamatan Glumpang Tiga, selain itu ada iuran ada uang kematian Rp 100.000,- per KK yang dikutip oleh Ibu-Ibu PKK Cot Baroh.

Pembangian Padi zakat

Pembagian zakat dibagiakan kepada yang berhak menerima zakat yaitu kepala keluarga miskin mendapatkan pembangian gabah 4 naleh per jiwa ( satu naleh sama dengan 14 Kg), sedangkan untuk kepala keluarga miskin mendapatkan pembangian gabah 1,5 naleh per jiwa (21 Kg)

Transaksi Jual Beli Padi

Namun ada yang menarik  setiap pengumpulan dan pembagian zakat, pembeli padi zakat sudah menanti di sudut Meunasah. Jadi setelah menerima zakat  bagi masyarakat yang mau menjualnya langsung ada yang membeli di tempat dengan harga Rp 4.200/kg, langkah itu dilakukan demi memudahkan masyarakat dalam menjual padi zakat sebut  Yanti anak dari  seorang toke jual beli padi asal Gampong Cot Baroh  []

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan