Kabag Ops Polres Pidie Ngopi Bersama Forkopimda Dan Masyarakat Glumpang Tiga Pidie

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID – Kamis (07/02/19) bertempat di Warkop Mie Arang Bang Din Gampong Bili Kemukiman Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie, telah dilaksanakan kegiatan Temu Ramah Kapolres Pidie bersama unsur Forkopimda Pidie Dengan Tokoh Masyarakat Kecamatan Glumpang Tiga.

Dengan Tema Ngopi Ngobrol Kamtibmas Bersama Forkopimda Pidie, Bersama Kita Wujudkan Pileg dan Pilpres 2019 Yang Aman, Damai dan Sejuk.

Yang bertempat di halaman mako Polsek Glumpang Tiga yang dihadiri seratus lima puluh orang, diantaranya Kabag Ops Polres Pidie Kompol Juli Effendi, Kabag Sumda Polres Pidie Kompol Tatok Hariadi, Kabag ren Polres Pidie Kompol Husaini, Kasat Intel Polres Pidie diwakili oleh KBO An.Ipda Junaidi SH, Kasat Narkoba di wakili oleh Ipda P Naibaho.

Kasat Binmas Akp Rahmad.Kasat Sabhara AKP Samsir, Para Perwira Polres Pidie.Komisioner KIP Pidie.Komisioner Panwaslu Pidie.Muspika Kecamatan Glunpang Tiga, Bacaleg Sekecamatan Glunpang Tiga , Pimpinan dayah se Kecamatan Glumpang Tiga, Tokoh Masyarakat Kecamatan Glunpang Tiga dan Para Keucik Se kecamatan Glumpang Tiga.

Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya para tamu temu ramah hanya, melaksanakan sarapan dan ngopi pagi bersama serta dilanjutkan berbincang-bincang, Moderator dipimpin oleh Yuspandi, arahan/kata sambutan dari Kapolsek Glumpang Tiga.

Adapun kami dari pihak kepolisian menghimbau kepada para timses Caleg maupun presiden agar setiap melaksanakan kegiatan kampanye mengurus izin keramaian yang di keluarkan oleh kepolisian sesuai dengan PP no 60 tahun 2017.

Menghimbau kepada Panwascam untuk menindak tegas setiap pelanggaran pemilu.

Kata-kata sambutan dari Camat Glumpang Tiga an.Drs Ishak Ibrahim ngopi ngobrol yang dilaksanakan oleh Polres Pidie, merupakan salah satu sejarah di Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten pidie karena belum pernah ada yang melaksanakannya, sehingga kedepan dengan adanya temu ramah ini masyarakat Glumpang Tiga lebih dekat dengan Polri.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak-Bapak Caleg dan tokoh masyarakat yang telah hadir di acara ini, semoga kedepan pemilu di Kecamatan Glumpang Tiga dalam keadaan aman dan tertib.

Arahan dari Kabag Ops Polres Pidie, saya mewakili Kapolres Pidie karena Bapak Kapolres Pidie yang membuka acara ini dan mohon maaf dari bapak Kapolres ada kegiatan di Polres.

Adapun Tujuan dari Kegiatan ngopi Ngobrol Kamtibmas bersama forkopimda Pidie terkait tema bersama kita wujudkan pileg dan pilpres 2019 yang aman damai dan sejuk, dan menjalin silaturrahmi dengan masyarakat Kecamatan Glumpang Tiga bermitra dalam mengelola Kamtibmas, memberi kritik saran dan himbauan terkait jangan membuka lahan dengan cara membakar lahan, konflik agama diharapkan bisa diselesaikan dengan Musyawarah, para Muspika berperan dan mengambil langkah cepat dalam menangani semua masalah.

Terkait dengan pileg dan pilpres 2019 disampaikan agar masyarakat makin cerdas dan bijak dalam proses demokrasi.

Saya juga menghimbau kepada tokoh Masyarakat agar dapat menyelesaikan masalah konflik sosial yang terjadi di desa dan apabila ada desa yang ada permasalahan batas desa agar tidak mengalokasikan dana desa di daerah yang di sengketakan tersebut yang dapat memicu konflik sosial.

 

 

Terkait dengan Narkotika maka pemerintah telah membentuk BNN dalam rangka membantu polri memberantas Narkotika dan peran masyaraakat dalam mencegah peredaran gelap narkotika serta menghimbau kepada tokoh masyarakat untuk membentuk satu Qanun di tengah masyarakat dalam mengantisipasinya.

Hati-hati dalam menggunakan media sosial dan tidak sembarangan menyebarkan berita bohong dan dapat di jerat dengan UU ITE dan mencerna berita di media sosial secara bijak agar tidak menimbulkan konflik baru di Aceh umumnya dan Pidie khususnya.

Adapun arahan dari Komisioner KIP Pidie an.Bapak M.Ali antara lain, kami dari penyelenggara pemilu mengapresiasi acara ini yang di diprakarsai oleh bapak Kapolres Pidie sehingga dengan adanya acara ini kedepan pemilu 2019 dapat terlaksana dengan aman damai dan sejuk.

Adapun sebentar lagi kita masyarakat indonesia akan melaksanakan pemilu 2019 pada tanggal 17 April 2019 dan masyarakat akan memilih pemimpin baru indonesia 2019 baik dari Dewan maupun presiden untuk periode 2019-2024.

Himbauan dari kami selaku penyelenggara pemilu mengharapkan kepada para Caleg untuk tidak menyebarkan berita bohong, mengintimidasi masyarakat dan merusak alat peraga milik orang lain.

Dalam tahapan kampanye kami menghimbau kepada para caleg dalam membuat kampanye tidak di larang oleh pemerintah namun harus dengan ketentuan yang berlaku dengan membuat izin keramaian dari Kepolisian.

Adapun sampai saat ini KIP sedang dalam pelaksanaan pendataan DPTB Tambahan.

Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengecek di PPS apabila ada masyarakat yang tidak masuk dalam DPT.

Adapun arahan dari komisioner Panwaslih Pidie an. Ustad Junaidi, dalam acara ini merupakan salah satu silaturahim antar sesama sehingga apabila ada permasalahan maupun beda pendapat maka dapat di selesaikan secara bijak.

Kita mengharapkan semoga pemilu 2019 nanti menjadi rahmad bagi kita semua dan jangan menjadi laknat dari Allah SWT.

Demokrasi merupakan salah satu rahmat dari Allah SWT serta memiliki aturan Hukum dan jangan jadikan demokrasi yang tidak ada aturan.

Dengan acara seperti ini menjadi ajang sosialisasi bagi para Caleg sehingga kedepan apabila ada pelanggaran pemilu bisa di ambil tindakan karena telah dilakukan sosialisasi bagi para Caleg maupun Tiem ses capres.

Di negara Indonesia ini memiliki tiga penyelenggara pemilu mulai dr KPU, BAWASLU, DKPP, maka kita harapkan pemilu di indonesia harus betul betul benar, jujur dan adil.

Menghimbau kepada para tiem ses Caleg maupun presiden memasang alat peraga di tempat yang telah ditentukan oleh penyelenggara pemilu dan yang membuat alat peraga pemilu merupakan dari partai bukan dari Caleg sesuai dengan aturan dalam UU pemilu dan PKPU.

Pemasangan alat peraga di mobil hanya gambar partai bukan gambar Caleg.

Bagi para caleg yang melaksanakan kampanye melalui olahraga hadiahnya tidak boleh dari Rp.1.000.000,- dikarenakan apabila adanya Caleg yang memberikan hadiah yang besar maka rentan terjadinya korupsi.

Terkait dengan adanya pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh oknum oknum tertentu maka pelapor harus melaporkannya kepada panwas paling lambat 7 hari dengan membawa dua orang saksi, apabila lebih dr 7 hari maka panwas tidak bisa melakukan penindakan terhadap pelaku pelanggar pemilu.

Kami juga menghimbau kepada para tiem ses Caleg maupun presiden untuk tidak memberitakan berita bohong dan money politik menjelang Pilpres tahun 2019.

Diskusi tanya jawab antara tokoh masyarakat maupun dari Caleg pertanyaan dari tokoh masy bapak Marzuki SHI antara lain, mengharapkan kepada para penyelengara pemilu untuk melakukan sosialisasi pemilu terhadap Caleg sehingga kedepan para caleg mengetahui aturan aturan yang berlaku.

Terkait dengan keamanan di manapun pemilu di indonesia pasti adanya gesekan maupun benturan dilapangan namun kami juga mengharapkan adanya pihak keamanan yang dapat mengantisipasi kejadian tersebut.

Kami mengharapkan kepada penyelenggara pemilu untuk menyediakan call center sehingga kedepan apabila adanya permasalahan pemilu dapat dilaporkan sesegera mungkin.

Pertanyaan dari Nursaddah Husen S.PdI dari partai Aceh antara lain ada pendataan ulang bagi masyarakat yang tidak terdaftar di PPS yang saya terima melalui Whats aap (media elekteonik) dan saya mengharapkan agar kedepan dapat di sosialikan melalui PPS sehingga masyarakat mengetahuinya.

Pertanyaan dari Ibu Umul Huda dari partai PKS antara lain, apabila kami membuat kampanye terbatas di rumah kami diharapkan melaporkan kepada pihak kepolisian, apakah kami akan di permudah dalam membuat izin keramaian di Kepolisian.

Pertanyaan dari Rahmad partai SIRA antara lain Sesuai dengan arahan dari Penyelenggara pemilu kami sangat senang sehingga kedepan tidak adanya penyelewengan pemilu pada tahun 2019 serta mengharapkan kepada pihak kepolisian untuk mengawasi para penyelengara pemilu.

Mengharapkan kepada penyelenggara pemilu untuk netral dan menjaga suara rakyat secara adil.

Pertanyaan dan harapan dari Saudara Musdir mewakili Tokoh masyarakat antara lain sesuai dengan tema menciptakan kondisi pemilu yang sejuk dan damai maka mekanisme pemilu 2019 harus jujur dan bijaksana.

Kami juga mengharapkan kepada para Caleg untuk mengikuti pemilu 2019 secara tertib dan taat hukum sehingga tidak terjadinya intimidasi terhadap masyarakat.

Jawaban dari narasumber terkait dengan pertanyaan maupun harapan dari beberapa Caleg Jawaban dari Ketua KIP Pidie terkait harapan dari Saudara Marzuki S.HI, Nursaadah Husen S.PdI, Saudara Musdir serta Rahmad.

Sosialisasi terhadap masyarakat itu dilakukan oleh PPS dan media sudah merambah kemana saja dilingkungan masyarakat sehingga masyarakat mudah mendapatkannya melalui media sosial.

Sekarang KIP dalam tahapan DPTB sehingga KIP hanya memberitahukan kepada PPK yang diteruskan kepada PPS untuk menyatakan masyarakat yang tidak terdaftar maupun yang terdaftar di tempat lain, namun masyarakat hendak memilih di tempat lain.

Dan KIP juga mengatakan guru-guru dari dayah, sekolah yang baru pindah sehingga KIP mendapat perintah untuk mendatakannya kembali sehingga tidak menimbulkan DPT ganda dan adanya masyarakat yang tidak terdaftar di DPT.

Kami dari KIP Pidie terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat melalui PPK Kecamatan Glunpang Tiga Kabupaten Pidie untuk diteruskan kepada PPS dan selanjutnya diteruskan kepada masyarakat.

Para Caleg juga diharapkan dapat mematuhi aturan sehingga kedepan pemilu dapat terlaksana secara aman damai dan sejuk.

Kami dari penyelenggara pemilu tidak ada niat untuk melakukan kecurangan dalam pemilu 2019 sehingga para Caleg tidak perlu mencurigai penyelenggara pemilu serta mengawasinya mulai dari tingkat TPS sehingga tidak akan terjadinya kecurangan.

Maka setiap adanya kecurangan Caleg berhak melaporkannya dan mengawasi proses laporan sehingga kedepan pemilu 2019 benar benar jujur dan adil.

Upaya upaya meminimalisi kecurangan pemilu maka panwaslu akan melakukan pelatihan terhadap para saksi Caleg DPD dan Presiden.

Jawaban dari Panwaslih Pidie terkait dengan pertanyaan dan harapan dari Sdri. Umul Huda dari PKS dan Sdra Rahmad sesuai dengan aturan dari pemerintah maka setiap para Caleg membuat kampanye untuk membuat izin keramaian namun adanya aturan tertentu terkait hal tersebut di atas.

Ada beberapa aturan kampanye dirumah maupun di desa harus dengan memiliki surat izin keramaian dari polsek meliputi penanggung jawab, moderator, jurkamnya seandainya tidak ada surat izin maka kami dari Panwas akan membenarkannya.

Kami dari penyelenggara pemilu siap bekerja sesuai aturan dan apabila adanya penyelenggara pemilu yang melanggar aturan maka kami mengharapkan kepada semua lapisan masyarakat untuk membuat laporan sehingga kedepan tidak ada lagi penyelenggara yang melanggar.

Jawaban dari Kabag Ops polres Pidie terkait dengan pertanyaan dan harapan dari Sdri Umum Huda dan Sdra Rahmad; terkait dengan izin keramaian itu diatur dalam PP No 60 tentang izin keramaian dan tidak adanya pemungutan dalam hal proses pembuatan izin keramaian di Kepolisian.

Pihak kepolisian tidak akan menghambat proses pembuatan surat izin keramaian dan kami menjamin keamanan setiap masyarakat yang melaksanakan kegiatan keramaian.

Terkait dengan pembuatan izin keramaian itu tergantung pimpinan di tingkat Kecamatan namun harus mengetahui etalase jumlah masyrakat yang hadir di acara tersebut, sehingga kepolisian dapat mengetahui besarnya ancaman dalam pelaks keramaian oleh masyarakat.

Adapun sorve kepuasan masyarakat terhadap Polres Pidie dalam kuota sedang sebanyak 95 persen yang di sorve oleh beberapa LSM yang ada di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Insyaallah Polres Pidie siap mengamankan suara rakyat.

Acara Ngopi Ngobrol Kamtibmas Bersama Forkopimda Pidie dengan masyarakat Kecamatan Glunpang Tiga selesai pukul 12.00 Wib, untuk situasi berjalan lancar dan tertib.(Zoni Jamil)

Dengan Tema Ngopi Ngobrol Kamtibmas Bersama Forkopimda Pidie, Bersama Kita Wujudkan Pileg dan Pilpres 2019 Yang Aman, Damai dan Sejuk.

Yang bertempat di halaman mako Polsek Glumpang Tiga yang dihadiri 9seatus lima puluh orang, diantaranya Kabag Ops Polres Pidie Kompol Juli Effendi, Kabag Sumda Polres Pidie Kompol Tatok Hariadi, Kabag ren Polres Pidie Kompol Husaini, Kasat Intel Polres Pidie diwakili oleh KBO An.Ipda Junaidi SH, Kasat Narkoba di wakili oleh Ipda P Naibaho.

Kasat Binmas Akp Rahmad.Kasat Sabhara AKP Samsir .Para Perwira Polres Pidie.Komisioner KIP Pidie.Komisioner Panwaslu Pidie.Muspika Kecamatan Glunpang Tiga, Bacaleg Sekecamatan Glunpang Tiga , Pimpinan dayah se Kecamatan Glunpang Tiga, Tokoh Masyarakat Kecamatan Glunpang Tiga dan Keucik Sekecamatan Glumpang Tiga.

Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya para tamu temu ramah hanya, melaksanakan sarapan dan ngopi pagi bersama serta dilanjutkan berbincang-bincang, Moderator dipimpin oleh Yuspandi, arahan/kata sambutan dari Kapolsek Glumpang Tiga.

Adapun kami dari pihak kepolisian menghimbau kepada para timses Caleg maupun presiden agar setiap melaksanakan kegiatan kampanye mengurus izin keramaian yang di keluarkan oleh kepolisian sesuai dengan PP no 60 tahun 2017.

Menghimbau kepada Panwascam untuk menindak tegas setiap pelanggaran pemilu.

Kata-kata sambutan dari Camat Glumpang Tiga an.Drs Ishak Ibrahim ngopi ngobrol yang dilaksanakan oleh Polres Pidie, merupakan salah satu sejarah di Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten pidie karena belum pernah ada yang melaksanakannya, sehingga kedepan dengan adanya temu ramah ini masyarakat Glunpang Tiga lebih dekat dengan Polri.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak-Bapak Caleg dan tokoh masyarakat yang telah hadir di acara ini, semoga kedepan pemilu di Kecamatan Glunpang Tiga dalam keadaan aman dan tertib.

Arahan dari Kabag Ops Polres Pidie, saya mewakili Kapolres Pidie karena Bapak Kapolres Pidie yang membuka acara ini dan mohon maaf dari bapak Kapolres ada kegiatan di Polres.

Adapun Tujuan dari Kegiatan ngopi Ngobrol Kamtibmas bersama forkopimda Pidie terkait tema bersama kita wujudkan pileg dan pilpres 2019 yang aman damai dan sejuk, dan menjalin silaturrahmi dengan masyarakat Kecamatan Glunpang Tiga bermitra dalam mengelola Kamtibmas, memberi kritik saran dan himbauan terkait jangan membuka lahan dengan cara membakar lahan, konflik agama diharapkan bisa diselesaikan dengan Musyawarah, para Muspika berperan dan mengambil langkah cepat dalam menangani semua masalah.

Terkait dengan Pileg dan Pilpres 2019 disampaikan agar masyarakat makin cerdas dan bijak dalam proses demokrasi.

Saya juga menghimbau kepada tokoh Masyarakat agar dapat menyelesaikan masalah konflik sosial yang terjadi di desa dan apabila ada desa yang ada permasalahan batas desa agar tidak mengalokasikan dana desa di daerah yang di sengketakan tersebut yang dapat memicu konflik sosial.

Terkait dengan Narkotika maka pemerintah telah membentuk BNN dalam rangka membantu polri memberantas Narkotika dan peran masy dalam mencegah peredaran gelap narkotika serta menghimbau kepada tokoh masyarakat untuk membentuk satu Qanun di tengah masyarakat dalam mengantisipasinya.

Hati-hati dalam menggunakan media sosial dan tidak sembarangan menyebarkan berita bohong dan dapat di jerat dengan UU ITE dan mencerna berita di media sosial secara bijak agar tidak menimbulkan konflik baru di Aceh umumnya dan Pidie khususnya.

Adapun arahan dari Komisioner KIP Pidie an.Bapak M.Ali antara lain, kami dari penyelenggara pemilu mengapresiasi acara ini yang di diprakarsai oleh bapak Kapolres Pidie sehingga dengan adanya acara ini kedepan pemilu 2019 dapat terlaksana dengan aman damai dan sejuk.

Adapun sebentar lagi kita masyarakat indonesia akan melaksanakan pemilu 2019 pada tanggal 17 April 2019 dan masyarakat akan memilih pemimpin baru indonesia 2019 baik dari Dewan maupun presiden untuk periode 2019-2024.

Himbauan dari kami selaku penyelenggara pemilu mengharapkan kepada para Caleg untuk tidak menyebarkan berita bohong, mengintimidasi masyarakat dan merusak alat peraga milik orang lain.

Dalam tahapan kampanye kami menghimbau kepada para caleg dalam membuat kampanye tidak di larang oleh pemerintah namun harus dengan ketentuan yang berlaku dengan membuat izin keramaian dari Kepolisian.

Adapun sampai saat ini KIP sedang dalam pelaksanaan pendataan DPTB Tambahan.

Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengecek di PPS apabila ada masyarakat yang tidak masuk dalam DPT.

Adapun arahan dari komisioner Panwaslih Pidie an. Ustad Junaidi, dalam acara ini merupakan salah satu silaturahim antar sesama sehingga apabila ada permasalahan maupun beda pendapat maka dapat di selesaikan secara bijak.

Kita mengharapkan semoga pemilu 2019 nanti menjadi rahmad bagi kita semua dan jangan menjadi laknat dari Allah SWT.

Demokrasi merupakan salah satu rahmat dari Allah SWT serta memiliki aturan Hukum dan jangan jadikan demokrasi yang tidak ada aturan.

Dengan acara seperti ini menjadi ajang sosialisasi bagi para Caleg sehingga kedepan apabila ada pelanggaran pemilu bisa di ambil tindakan karena telah dilakukan sosialisasi bagi para Caleg maupun Tiem ses Capres.

Di negara Indonesia ini memiliki tiga penyelenggara pemilu mulai dr KPU, BAWASLU, DKPP, maka kita harapkan pemilu di indonesia harus betul betul benar, jujur dan adil.

Menghimbau kepada para tiem ses Caleg maupun presiden memasang alat peraga di tempat yang telah ditentukan oleh penyelenggara pemilu dan yang membuat alat peraga pemilu merupakan dari partai bukan dari Caleg sesuai dengan aturan dalam UU pemilu dan PKPU.

Pemasangan alat peraga di mobil hanya gambar partai bukan gambar Caleg.

Bagi para caleg yang melaksanakan kampanye melalui olahraga hadiahnya tidak boleh dari Rp.1.000.000,- dikarenakan apabila adanya Caleg yang memberikan hadiah yang besar maka rentan terjadinya korupsi.

Terkait dengan adanya pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh oknum oknum tertentu maka pelapor harus melaporkannya kepada panwas paling lambat 7 hari dengan membawa dua orang saksi, apabila lebih dr 7 hari maka panwas tidak bisa melakukan penindakan terhadap pelaku pelanggar pemilu.

Kami juga menghimbau kepada para tiem ses Caleg maupun presiden untuk tidak memberitakan berita bohong dan money politik menjelang Pilpres tahun 2019.

Diskusi tanya jawab antara tokoh masyarakat maupun dari Caleg pertanyaan dari tokoh masy bapak Marzuki SHI antara lain, mengharapkan kepada para penyelengara pemilu untuk melakukan sosialisasi pemilu terhadap Caleg sehingga kedepan para caleg mengetahui aturan aturan yang berlaku.

Terkait dengan keamanan di manapun pemilu di indonesia pasti adanya gesekan maupun benturan dilapangan namun kami juga mengharapkan adanya pihak keamanan yang dapat mengantisipasi kejadian tersebut.

Kami mengharapkan kepada penyelenggara pemilu untuk menyediakan call center sehingga kedepan apabila adanya permasalahan pemilu dapat dilaporkan sesegera mungkin.

Pertanyaan dari Nursaddah Husen S.PdI dari partai Aceh antara lain ada pendataan ulang bagi masyarakat yang tidak terdaftar di PPS yang saya terima melalui Whats aap (media elekteonik) dan saya mengharapkan agar kedepan dapat di sosialikan melalui PPS sehingga masyarakat mengetahuinya.

Pertanyaan dari Ibu Umul Huda dari partai PKS antara lain, apabila kami membuat kampanye terbatas di rumah kami diharapkan melaporkan kepada pihak kepolisian, apakah kami akan di permudah dalam membuat izin keramaian di Kepolisian.

Pertanyaan dari Rahmad partai SIRA antara lain Sesuai dengan arahan dari Penyelenggara pemilu kami sangat senang sehingga kedepan tidak adanya penyelewengan pemilu pada tahun 2019 serta mengharapkan kepada pihak kepolisian untuk mengawasi para penyelengara pemilu.

Mengharapkan kepada penyelenggara pemilu untuk netral dan menjaga suara rakyat secara adil.

Pertanyaan dan harapan dari Saudara Musdir mewakili Tokoh masyarakat antara lain sesuai dengan tema menciptakan kondisi pemilu yang sejuk dan damai maka mekanisme pemilu 2019 harus jujur dan bijaksana.

Kami juga mengharapkan kepada para Caleg untuk mengikuti pemilu 2019 secara tertib dan taat hukum sehingga tidak terjadinya intimidasi terhadap masyarakat.

Jawaban dari narasumber terkait dengan pertanyaan maupun harapan dari beberapa Caleg Jawaban dari Ketua KIP Pidie terkait harapan dari Saudara Marzuki S.HI, Nursaadah Husen S.PdI, Saudara Musdir serta Rahmad.

Sosialisasi terhadap masyarakat itu dilakukan oleh PPS dan media sudah merambah kemana saja dilingkungan masyarakat sehingga masyarakat mudah mendapatkannya melalui media sosial.

Sekarang KIP dalam tahapan DPTB sehingga KIP hanya memberitahukan kepada PPK yang diteruskan kepada PPS untuk menyatakan masyarakat yang tidak terdaftar maupun yang terdaftar di tempat lain, namun masyarakat hendak memilih di tempat lain.

Dan KIP juga mengatakan guru-guru dari dayah, sekolah yang baru pindah sehingga KIP mendapat perintah untuk mendatakannya kembali sehingga tidak menimbulkan DPT ganda dan adanya masyarakat yang tidak terdaftar di DPT.

Kami dari KIP Pidie terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat melalui PPK Kecamatan Glunpang Tiga Kabupaten Pidie untuk diteruskan kepada PPS dan selanjutnya diteruskan kepada masyarakat.

Para Caleg juga diharapkan dapat mematuhi aturan sehingga kedepan pemilu dapat terlaksana secara aman damai dan sejuk.

Kami dari penyelenggara pemilu tidak ada niat untuk melakukan kecurangan dalam pemilu 2019 sehingga para Caleg tidak perlu mencurigai penyelenggara pemilu serta mengawasinya mulai dari tingkat TPS sehingga tidak akan terjadinya kecurangan.

Maka setiap adanya kecurangan Caleg berhak melaporkannya dan mengawasi proses laporan sehingga kedepan pemilu 2019 benar benar jujur dan adil.

Upaya upaya meminimalisi kecurangan pemilu maka panwaslu akan melakukan pelatihan terhadap para saksi Caleg DPD dan Presiden.

Jawaban dari Panwaslih Pidie terkait dengan pertanyaan dan harapan dari Sdri. Umul Huda dari PKS dan Sdra Rahmad sesuai dengan aturan dari pemerintah maka setiap para Caleg membuat kampanye untuk membuat izin keramaian namun adanya aturan tertentu terkait hal tersebut di atas.

Ada beberapa aturan kampanye dirumah maupun di desa harus dengan memiliki surat izin keramaian dari polsek meliputi penanggung jawab, moderator, jurkamnya seandainya tidak ada surat izin maka kami dari Panwas akan membenarkannya.

Kami dari penyelenggara pemilu siap bekerja sesuai aturan dan apabila adanya penyelenggara pemilu yang melanggar aturan maka kami mengharapkan kepada semua lapisan masyarakat untuk membuat laporan sehingga kedepan tidak ada lagi penyelenggara yang melanggar.

Jawaban dari Kabag Ops polres Pidie terkait dengan pertanyaan dan harapan dari Sdri Umum Huda dan Sdra Rahmad; terkait dengan izin keramaian itu diatur dalam PP No 60 tentang izin keramaian dan tidak adanya pemungutan dalam hal proses pembuatan izin keramaian di Kepolisian.

Pihak kepolisian tidak akan menghambat proses pembuatan surat izin keramaian dan kami menjamin keamanan setiap masyarakat yang melaksanakan kegiatan keramaian.

Terkait dengan pembuatan izin keramaian itu tergantung pimpinan di tingkat Kecamatan namun harus mengetahui etalase jumlah masyrakat yang hadir di acara tersebut, sehingga kepolisian dapat mengetahui besarnya ancaman dalam pelaks keramaian oleh masyarakat.

Adapun sorve kepuasan masyarakat terhadap Polres Pidie dalam kuota sedang sebanyak 95 persen yang di sorve oleh beberapa LSM yang ada di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Insyaallah Polres Pidie siap mengamankan suara rakyat.

Acara Ngopi Ngobrol Kamtibmas Bersama Forkopimda Pidie dengan masyarakat Kecamatan Glunpang Tiga selesai pukul 12.00 Wib, untuk situasi berjalan lancar dan tertib.

Sumber : mediarealitas.com

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan