Pentingnya Mengelola Badan Usaha Milik Gampong

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID – Upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dilakukan dengan memberikan keputusan bagi pemerintah yang berada di gampong. Upaya itu tercetus dalam badan yang disebut dengan BUMG (Badan Usaha Milik Gampong).

BUMG sendiri merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian permodalannya berasal dari gampong. Modal yang disisihkan nantinya bisa dimanfaatkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan ataupun meningkatkan pelayanan masyarakat yang baik.

Kuncinya adalah pengelolaan dari pihak gampong yang baik. Aset yang dimilikinya bisa dijadikan acuan untuk mendapatkan benefit. Benefit inilah yang secara tidak langsung akan menjadi tonggak utama dalam menambah pendapatan gampong.

Seperti Apa Pengelolaan Badan Usaha Milik Gampong Yang Baik?

Pengelolaan bumdes yang benar berimbas pada meningkanya perekonomian gampong. Ini menandai jika gampong  mengalami kemajuan di berbagai sektor. Pasalnya, banyak hal yang bisa dibangung setelah badan usaha yang dibentuk bisa memberikan benefit tinggi.

bicara mengenai pengelolaan badan usaha oleh pimpinan gampong, ada beberapa hal yang perlu dicermati. Ketika dipraktekkan dengan benar, pengelolaan bumg akan sangat bermanfaat bagi gampong.

Focus Grup Discussion Kemitraan Bakti ( Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Komunikasi) – BUMDes/BUMG  dan workshop pengembangan Kemitraan Bakti – Bumdes/Bumg/Bumdes.

Tahapan pertama yang bisa dilakukan adalah perencanaan. Perencanaan ini meliputi pembentukan organisasi, penentuan jenis usaha, pengaturan jalannya usaha. Kesemuanya harus direncanakan secara matang untuk terwujudnya badan usaha yang terus berkembang.

Tahapan kedua adalah pengamatan. Pihak gampong harus mengamati aset gampong yang dipandang bagus untuk usaha. Tentunya, ini harus dilihat dari seberapa besar potensi berkembangnya usaha yang akan dimasuki di gampong tersebut.

Tahapan ketiga adalah penataan jenis usaha. Tentunya bukan hanya satu jenis usaha yang bisa dimasuki. Ada beberapa jenis usaha yang perlu dikelola di bawahnya. Hal ini harus dikelola dengan baik supaya berjalan maksimal.

Tahapan keempat adalah pemeliharaan. Bagi pemerintah gampong, pemeliharaan badan usaha yang telah dibuat wajib hukumnya. Pasalnya, dana gampong yang telah dikeluarkan harusnya tidak dibiarkan begitu saja. Perlu pemeliharaan khusus. Baik itu menambah modal, sampai menjaga keamanannya.

Tahapan kelima adalah pelaporan hasil usaha. Setiap jenis usaha wajib melakukan perhitungan usaha. Baik itu pengeluaran, sampai pemasukan. Dan ini butuh transparansi supaya bisa dilakukan evaluasi.

Tahapan kelima adalah pelaporan hasil usaha. Setiap jenis usaha wajib melakukan perhitungan usaha. Baik itu pengeluaran, sampai pemasukan. Dan ini butuh transparansi supaya bisa dilakukan evaluasi.

 

Keuntungan Dari Pengelolaan BUMG Yang Tepat

Ada beberapa keuntungan jika pengelolaan bumg berjalan lancar. Salah satunya adalah meningkatkan pendapatan gampong itu sendiri. Pendapatan inilah yang menjadikan gampong lebih mudah mengupayakan pembangunan tanpa bergantung pada pemerintah di atasnya.

Jika dijabarkan, keuntungan yang utama jelas membantu masayarakat setempat dalam meningkatkan perekonomian. Betapa tidak, masyarakat yang semula tidak produktif terbantu dengan adanya badan usaha ini.

Partisipasi masyarakat inilah yang akan meminimalkan pengangguran. Masyarakat bisa bekerja, dan memiliki pendapatan tetap. Pendapatan inilah yang akan membantunya dalam memenuhi kebutuhan.

Sementara itu, perekonomian gampong akan lebih kuat. Ini berkat dari kemandirian gampong dalam mengelola badan usahanya. Penguatan ekonomi gampong jelas akan berdampak pada majunya gampong tersebut.

Tak hanya itu saja, bumdes yang dikelola dengan baik akan berimbas pada meningkatnya pelayanan masyarakat. Maksudnya, fasilitas untuk melayani kegiatan masyarakat akan tercover dengan baik.

Sarana dan prasarana bisa dibangun demi memakmurka gampong. Misalnya pembangunan jalan, sarana ibadah dan lain sebagainya. Kesemuanya bisa ditangani dengan mudah lantaran Gampong memiliki anggaran yang cukup untuk memenuhinya.

Kesimpulannya, aset gampong perlu dimanfaatkan demi kepentingan umum. Salah satunya adalah memanfaatkannya sebagai badan usaha yang dianggap bisa mengalami perkembangan. Namun begitu, hal tersebut harus dibarengi dengan pengelolaan yang tepat dari pemerintah setempat.

Di olah dari : berdesa.com

 

 

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan