Wakil Bupati Pidie : Jangan Ada Lagi Praktek Pembuatan Dokumen Gampong oleh Pihak Ketiga

Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID – Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud mengingatkan seluruh kepala desa (Keusyik) di seluruh Kabupaten Pidie agar tidak lagi menggunakan jasa pihak ketiga untuk pembuatan dokumen gampong secara utuh.

“Jika itu tetap dilakukan maka keinginan pemerintah pusat memberikan dana gampong gagal. Kerena tujuannya untuk mewujudkan gampong mandiri,” ujarnya.

Untuk membuat dokumen Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) maupun dokumen ABPG, kata Fadhlullah, para keusyik dapat memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur dan operator di gampongnya masing-masing tanpa harus merental semua kepada pihak ketiga.

Selain itu, para keusyik juga dapat berkonsultasi dengan petugas Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokasi Desa (PLD). Artinya, mereka dapat membantu menyangkut keperluan di gampong yang ada dalam wilayah dampingannya.

Baca Juga : Wakil Bupati Pidie minta Keuchik buat LPJ dan APBG tanpa diupah

“Misalnya ada kendala penghitungan RAB, jadi bisa langsung berkomunikasi dengan petugas PD. Disamping itu juga ada PLD yang sehari-hari mereka harus berkomunikasi dengan keusyik,” cetusnya.

Selama ini, lanjut Fadhlullah, memang ada beberapa laporan bahwa kadang-kadang ada petugas PD kurang berkomunikasi dengan camat begitu juga sebaliknya.

“Pada beberapa kali pertemuan, kami selalu tegaskan kepada camat dan keusyik wajib berkomunikasi dengan PD dan PLD, kerana mereka tenaga yang telah dipersiapkan oleh pemerintah pusat,” tegas Wabup.

Dia menyebutkan, tahun ini total dana gampong untuk Kabupaten Pidie yang dikucurkan pemerintah pusat pada mencapai 600 miliar lebih, jadi harus digunakan secara aturan.

“Kami selalu menyampaikan aturan secara tegas menyangkut penggunaan dana gampong. Jadi kami berharap jangan ada asumsi bahwa kami selalu memarahi para keusyik,” kata Fadhlullah.

Sumber : www.ajnn.net

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan