Baru 6 Kabupaten Tarik Dana Desa

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID, BANDA ACEH -Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Prof Dr Amhar Abubakar MSc menyebutkan hingga 28 Februari 2018 baru enam kabupaten di Aceh yang telah menarik dana bantuan desa 2018 tahap I senilai 20 persen.

Amhar menyampaikan hal ini ketika menjawab Serambi di ruang kerjanya di Banda Aceh, Rabu (28/2). Ia menyebutkan enam kabupaten itu adalah Aceh Tengah Rp 39,5 miliar dari pagu Rp 197, 926 miliar, Aceh Barat Rp 44,1 miliar dari pagu Rp 220,833 miliar, Simeulue Rp 20,3 miliar dari pagunya Rp 101,8 miliar, Bireuen Rp 83,2 miliar dari pagunya Rp 416,2 miliar, Gayo Lues Rp 20,2 miliar dari pagunya Rp 101,2 miliar, dan Pidie Jaya Rp 30,2 miliar dari pagu Rp 151,2 miliar.

“Mulai tahun 2018 ini, penarikan dana desa dari PKN ke Kasda dilakukan tiga tahap. Tahap I sebesar 20 persen ditarik bulan Januari hingga Juni, tahap II sebesar 40 persen ditarik mulai Juni hingga Juli, dan tahap III sebesar 40 persen lagi ditarik mulai Juli hingga Desember,” kata Amhar.

Amhar menjelaskan pembagian tahapan ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 22/PMK.07/2017 yang diterbitkan 29 Desember 2017. Total pagu dana desa untuk Aceh 2018 Rp 4,4 triliun atau sedikit turun dibanding tahun lalu Rp 4,8 triliun. Tujuan pembagian dana desa dalam tiga tahap ini, agar pada Januari dan Februari, masing-masing daerah bisa menyalurkan kepada desa yang telah menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2018, sehingga Februari sudah bisa memulai pelaksanaan rencana program dan kegiatan pembangunan. “Enam kabupaten yang telah menarik dana desa 2018 sebesar 20 persen dan PKN, mereka telah berjanji akan menyalurkan ke desa pada Maret. Ada yang menyatakan minggu pertama dan ada juga minggu kedua dan ketiga,” sebut Amhar didampingi Kasatker P3MD Aceh, T Zul Husni.

Kabupaten yang telah menarik dana desa 20 persen, kata Zul Husni adalah daerah yang telah mengesahkan APBK dan telah membuat peraturan bupati/walikota mengenai tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa di setiap desa. Sedangkan untuk penyaluran dana desa dari rekening kas daerah kepada rekening desa, sebut Zul Husni, bupati/walikota harus sudah menerima dokumen persyaratan penyaluran sesuai ketentuannya.

“Tahap I sebesar 20 persen, desa telah membuat peraturan desa mengenai APBDes 2018. Sedangkan tahap II, menyerahkan laporan penyerapan dan capaian out put dana desa tahun anggaran sebelumnya dari kepala desa. Tahap III, laporan penyerapan dana desa tahap II dan out put tahap II dari kepala desa kepada bupati/walikota,” jelas Amhar. Adapun kepada kabupaten/kota yang belum menarik dana desa 2018, Amhar mengimbau agar segera membuat persyaratan dan menariknya.

Sementara itu, DPMG Aceh mulai kemarin dan akan berlangsung empat hari menggelar Rakor Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) tahun 2018 di Amel Convention Center. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dalam rakor yang dibuka tadi malam, aparat pengawas, seperti dari Polda, Polres, inspektur kabupaten/kota, dan instansi teknis lainnya juga diundang dalam rakor itu. Tujuannya agar antara pembina, pelaksana, dan pengawas, memiliki pemahaman dan pandangan yang sama terhadap pelaksanaan dan pemanfaatan serta pengawasan dana desa.

Sumber : Serambinews.com

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan