TPID Glumpang Tiga Dibentuk

TPID Glumpang Tiga

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID –   Melalui musyawarah antar gampong (MAG) YAang diikuti oleh Keuchik Gampong, anggota Badan Permusyawaratan gampong dan tokoh perempuan Kecamatan Glumpang tiga kabupaten Pidie, Tim Pengelola Inovasi Desa atau Gampong Kecamatan Glumpang Tiga akhirnya terbentuk, Rabu (18/10/2017).

TPID Kecamatan Glumpang Tiga terdiri dari tujuh orang yang terdiri dari unsur ketua satu orang, bendahara satu orang, bidang pengelolaan inovasi desa yang juga sebagai anggota tiga orang dan bidang verifikasi yang juga sebagai anggota dua orang.

Terpilih sebagai Ketua Hendra, Bendahara Radhiah, Bidang Pengelolaan Inovasi Desa Safwaturrahman, Dahrul, Mariati dan Bidang Verifikasi Abdurrahman dan budiah.

Rapat yang dipimpin Camat Kecamatan Glumpang tiga T.Daud,SE ini berlangsung demokratis dan memperhatikan keterwakilan kewilayahan dan keterwakilan perempuan 50 persen. Rapat dipandu oleh Pendamping Desa Untuk Wilayah Tugas Kecamatan Glumpang Tiga Suheri,Irwan Alwizar dan beberapa orang Pendamping Desa diantaranya Suheri,Irwan Alwizar,Mustaqim Sagita dan lainnya.

Hendra usai terpilih sebagai Ketua TPID mengatakan, siap mengemban amanah yang diberikan ini dalam rangka mendukung program pemerintah dalam hal ini Kementerian Desa. “Kerjasama dan bimbingan dari berbagai pihak sangat kami harapkan dalam menjalankan program ini terutama dari pemerintah kecamatan dan pendamping desa serta rekan-rekan dari TPID,”, seperti yang biberitakan oleh www.liputanaceh.com.

Program Inovasi Desa merupakan salah satu upaya Kemendesa PDTT dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di Desa melalui pemanfaatan dana desa secara lebih berkualitas dengan strategi pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia, pelayanan sosial dasar, serta infrastruktur desa.

Melalui Program Inovasi Desa (PID) diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif dan merupakan salah satu bentuk dukungan kepada Desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan Dana Desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.[]

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan