Pemuda Diminta Turut Terlibat dan Mengawal Dana Desa

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Anwar Sanusi mengingatkan kepada para pegawai dilingkungan Kemendes PDTT terutama para pemuda dan pemudi untuk terus bekerja keras secara profesional dalam mengawal pembangunan di 74.910 desa.

Hal itu, disampaikan Anwar Sanusi dalam memberikan amanah kepada seluruh para pegawai Kemendes PDTT saat memimpin upacara di halaman kantor Kemendes PDTT, Jakarta pada Senin (30/10).

Menurutnya, Kemendes PDTT  dibentuk dengan semangat mengawal perwujudan Nawacita ke-3 yang digagas Presiden Joko Widodo yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

“Selain mengawal pembangunan di 74.910 Desa, Kementerian ini juga bertugas untuk meningkatkan kualitas pembangunan di 122 Daerah Tertinggal, 41 Kabupaten/kota Perbatasan, 67 Kabupaten Pulau/Kecil Terluar dan 619 Kawasan Transmigrasi. Selain itu, masih ada kabupaten rawan bencana, rawan konflik dan rawan pangan yang juga perlu diintervensi,” katanya.

Diakuinya, bahwa dalam menjalankan tugas tersebut bukanlah perkara yang mudah. Sehingga diperlukan semangat untuk terus bekerja keras.

“Buktikan bahwa kita mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Sudah saatnya kita membangun visi yang besar menatap dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut Sekjen mengatakan bahwa pemuda zaman dahulu berbeda dengan zaman era globalisasi saat ini. Di zaman dahulu, seluruh pemuda bisa bersatu dalam memperjuangkan kemerdekaan indonesia meski dengan keterbatasan komunikasi dan besarnya jarak yang memisahkan para pemuda di seluruh negeri.

“Generasi muda saat ini dimudahkan dalam akses komunikasi dan transportasi seperti  smartphone yang dapat digunakan untuk berkomunikasi setiap saat dari Sabang sampai Merauke. Bahkan, media sosial yang menjadi tempat untuk menyebarkan ide-ide kreatif. Seharusnya kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk menguatkan persatuan dan memudahkan untuk berkumpul dan saling berinteraksi untuk membangun negeri,” tambahnya.

Dihari Sumpah Pemuda ini, Anwar meminta kepada para generasi muda di era globalisasi ini terus menjaga api semangat sumpah pemuda yang pernah menjadi pesan Presiden Pertama Indoenesia Soekarno dalam pidatonya yang mengingatkan bahwa perjuangan masih belum berakhir.

“Bung Karno pernah menyampaikan jangan mewarisi abu sumpah pemuda. Tapi, warisilah api semangat sumpah pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, masyarakat hanya akan puas dengan Indonesia saat ini. Tapi, ini bukan tujuan akhir,” tegasnya.

Indonesia, kata Anwar, masih harus bertumbuh kembang lagi. Terutama pada sektor perekonomian masyarakat. Sehingga, peran pemuda sangatlah penting untuk terlibat dalam pengembangan kesejahteraan di desanya masing-masing. Apalagi, Kemendes PDTT telah memiliki empat program prioritas dalam memanfaatkan penggunaan dana desa yakni pengembangan produk unggulan desa, pembangunan embung, pembentukan BUMDes dan pembangunan sarana olahraga.

“Pemuda harus bisa aktif untuk terlibat dalam pemanfaatan penggunaan program Kemendes PDTT yang bisa memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat desa. Oleh karena itu,  mari kita semua sama-sama kawal program ini agar lebih tepat sasaran,” ujarnya (kemendesa.go.id)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan