Penggiat HAM  Myanmar mengunjugi Gampong Cot Baroh

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID  – Dengar kata Myanmar atau Burma pasti kita teringat  dengan Rohingya, namun masih ada sisi lain yang kita tidak ketahui tentang Burma, disana sampai dengan saat ini sedang terjadi konflik berkempangan antar suku bangsa, negara dengan rakyatnya (pemberontak) dan antar agama, konflik ini sudah lama sekali terjadi sekitar 60 tahun lebih, sampai saat ini belum ada perdamaian disana.

Penggiat HAM  Myanmar mengunjugi Gampong Cot Baroh
Penggiat HAM  Myanmar mengunjugi Gampong Cot Baroh

Maija pinggiat HAM asal Myanmar  mengunjugi  Gampong Cot Baroh dalam rangka study banding untuk mempelajari  Aceh Damai, sebelumnya Maija sudah lama bermimpi ingin ke Aceh namun mimpinya baru jadi kenyataan pada Minggu (7/05/19), Maija yang bersasal dari suku kacin yang merupakan salah satu suku terbesari di Myanmar.

Tujuan Maija mengunjungi Aceh adalah untuk melihat Aceh secara langsung dan belajar tentang Damai Aceh, hasil yang diperoleh dibawa pulang kenegarnya untuk inspirasi teman-temannya korban di Myanmar, tempat Maija di Myanmar yaitu Kacin yang merupakan wilayah berkonlfik,  disana ada orang yang mengangkat senjata melawan negara melawan militer myanmar, hingga saat ini konlfik masih berlangsung, dan saat ini tengah ada negosiasi perdamaian.

Perdamain Aceh kini menjadi sorotan dunia, seperti di Mukim Aron saat  terdapat satu komunitas masyarakat yaitu kelompok penyintas konflik, kelompok ini adalah gabungan para korban konflik Aceh dalam tiga gampong yaitu Cot Baroh, Cot Tunong dan Krueng Jangko mereka bergabung untuk merubah hidup menjadi lebih baik dibawah binaan LSM Paska Aceh yang berkerja sama dengan LSM Ajar (Asia Justice and rights).

Kegiatan Maija selama di Gampong Cot Baroh berdiskusi dan bertukar cerita dengan para penyintas korban konflik asal Cot Baroh, Cot Tunong dan Krueng Jangka, cerita-cerita dari korban dibawa pulang ke Myanmas sebagai bahan untuk pembelajaran di sana, Maija sendiri merupakan korban konflik dan aktivis HAM di Ajar Myanmar, kunjuang Maija ke Gampong Cot Baroh di dampingi lansung oleh Kania dan Sinta dari Ajar Indonesia dan Farida Hariani Direktur Paska Aceh serta CO program Ajar-Paska, diskusi tergolong lama karena harus penerjemah tiga bahasa yaitu bahasa Aceh – Indonesia dan Inggris []

 

 

 

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan