Pemerintah Gampong Cot Baroh Gelar Musyawarah Dana Gampong

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID  – Cot Baroh (15/03/2017), Pemerintah Gampong Cot Baroh gelar musyawarah pertangung jawaban APBG tahun 2016 dan RAPBG tahun 2017, acara musyawarah yang dimulai setelah shalat Insya sampai dengan 23 wib yang dihadiri oleh Tuha Peut Gampong, Tuha Lapan Gampong, seluruh aparatur Gampong Cot Baroh, pemuda Gampong dan seluruh masyarakat gampong.

Rapat yang memakan waktu hingga empat jam itu dengan agenda utama yaitu pertanggung jawaban penggunaan dana gampong tahun 2016 dan program prioritas penggunaan dana gampong tahun 2017,  tahun 2016 Anggaran Pendapatan Belanja Gampong Cot Baroh (APBG) mencapai Rp 671.097.691 bersumber dari pendapatan asli gampong Rp 3.245.000, dana gampong transfer Rp 667.852.691  (dari APBN Rp 577.326.109, dari APBK  Rp 87.771.922) dan Rp 2.754.660 (dari bagian hasil pajak & retribusi kabupaten)

Penggunaan dana gampong tahun 2016 meliputi bidang penyelenggaraan pemerintah gampong Rp 121.545.000, bidang pelaksanaan pembangunan gampong Rp 480.888.777, bidang pembinaan masyarakat gampong Rp 20.926.000, bidang pemberdayaan masyarakat gampong Rp 107.514.000 dan belanja tak terduga Rp 8.337.337.

Untuk tahun 2017 Gampong Cot Baroh mendapatkan alokasi dana gampong mencapai Rp 847.723.494 dengan rincian Rp 735.929.857 tranfer dari APBN, Rp 109.097.607 tranfer dari APBK, Rp 1.963.456 pajak daerah dan Rp 732.574 retribusi daerah, adapun program prioritas penggunaan dana gampong (RAPBG) tahun 2017 sebagai berikut :

Penyelenggaran Pemerintahan

  • Pengadaan pamplet gampong
  • Pengadaan papan informasi tanah sawah/kebun milik meunasah
  • Pengadaan umbul-umbul 17 Agustus dan untuk hari-hari besar lainya
  • Pengadaan tiang bendera dan bendera merah putih
  • Pengadaan pamplet kantor keuchik
  • Pengadaan kamera DSLR dan Infokus
  • Pengadaan AC kantor Keuchik
  • Pengadaan papan infograsis  dana desa dan spanduk kegiatan
  • Operasional sistem informasi desa/website gampong (Domain dan Hosting)
  • Dll

  Pembangunan Gampong/Infrasruktur

  • Pembangunan talud anak sungai sisa tahun 2016
  • Pembangunan tembok penahan banjir
  • Pembangunan toko gampong
  • Rabat beton lorong-lorong kecil dalam gampong.
  • Pembukaan lorong baru di Pulo Puntong Dusun Mulia

 Pemberdayaan Masyarakat

  • Kegiatan pengajian majelis taklim
  • Kegiatan Santunan Sosial
  • Pengemukan sapi
  • Pembibitan kayu
  • Pelatihan pengelohan pakan ternak dari jerami padi
  • Pelatihan pengelolahan biogas dari kotoran ternak (usulan)
  • Pengadaan tong sampah dalam komplek meunasah
  • Kegiatan tranportasi beras miskin (raskin)
  • Kegiatan peringatan maulid dan hari besar Islam lainya (PHBI)
  • Kegiatan pelatihan tajhiz mayat
  • Kegiatan pemberdayaan karang taruna gampong
  • Dll

 Pembinaan Masyarakat

  • Kegiatan pembinaan ketetraman dan ketertiban
  • Kegiatan pembinaan kerukunan warga masyarakat
  • Kegiatan pembinaan gotong royong masyarakat

 Biaya Tak Terduga

  • Bencana alam

Selain pembahasan RAPBG, Bendahara Gampong Cot Baroh Tgk. Kamarullah Usman mengudurkan diri dari bendahara gampong karena sudah lama menjabat bendahara sejak era program PNPM-P (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan) “jabatan bendahara harus diganti-ganti, supaya yang lain dapat kesempatan bekerja memajukan gampong, dan saya memintak maaf kepada seluruh masyarakat Gampong Cot Baroh jika ada hal yang kurang baik pada saat saya menjabat” ujar Tgk Kamarullah di saat menyampaikan permitaan berhenti dari bendahara gampong dan bendahara gampong di gantikan oleh Mufti Al Aris Armia atas pesertujuan Keuchik Gampong Cot Baroh.

Selain itu, ada pembahasan terkait kilang padi gampong (BUMG) yang sudah lama tidak beroperasi selesai dengan keputusan bersama pemangku kepentingan di tingkat gampong, kilang padi gampong di sewakan kepala warga gampong yang ingin mengelola dengan harga sewa di buka dengan sistem tender pada saat rapat berlangsung, pertama harga di tawarkan Rp 3.000.000 per tahun tawaran dari keuchik gampong, Rp 2.000.000 per tahun usulan Mukhlisuddin, Rp 2.500.000 per tahun usulan M. Yusuf Gade dan akhirnya M. Yusuf Gade yang menajdi penyewa kilang padi dengan sistem sewa harus menyentor Rp 2.500.000 pertahun ke gampong setoran ini nantinya akan masuk menjadi PAG [].

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan