Dirjen Aptika Website Desa “Keraskan” Suara Desa Sampai Jakarta

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID – Sebaiknya, desa mempublikasikan masalahnya di website dan media sosial. Dengan cara ini, desa akan memiliki suara keras sampai Jakarta. Karena, begitu sebuah tulisan dipublikasikan ke website dan tautannya disebarkan ke media sosial, semua orang bisa tahu. Bahkan, suara desa bisa sampai ke Presiden Joko Widodo.

Semmuel Pangerapan, Dirjen APTIKA Kemenkominfo RI (kanan, baju putih), menyampaikan paparannya di hadapan 50 kades dan 20 Kadiskominfo lokasi Desa Broadband Terpadu 2016. (Foto: Ryan R)
Keterngan Photo : Semmuel Pangerapan, Dirjen APTIKA Kemenkominfo RI (kanan, baju putih), menyampaikan paparannya di hadapan 50 kades dan 20 Kadiskominfo lokasi Desa Broadband Terpadu 2016. (Foto: Ryan R)

Demikian ajakan Semmuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal APTIKA Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada Minggu, 20 November 2016. Pernyataan ini beliau paparkan di hadapan 50 kepala Desa Broadband Terpadu dalam Workshop Program Pengembangan SDM Desa Broadband Terpadu 2016 di Hotel Best West, Jakarta.

Lebih lanjut, mantan Ketua APJII ini mengajak para kepala desa untuk mengoptimalkan internet dan perangkat TIK di masing-masing desa. Lebih dari itu, beliau juga menekankan agar setiap kepala desa membangun sistem informasi di desanya masing-masing. “Ketika (desa) memiliki sistem informasi sendiri, kita (desa) akan didengar (oleh pemerintah dan publik luas),” tandas Semmuel.

Oleh karena itu, Semmuel mengajak desa untuk mulai belajar menulis. Karna, kata-kata penting untuk menyampaikan kondisi terkini terkait desa. Selain itu, tulisan juga bisa disebarkan ke berbagai pihak, termasuk pemerintah. “Bila tulisannya baik, pasti ada respon,” ungkapnya.

Pertemuan ini merupakan bagian dari program Desa Broadband Terpadu 2016. Setelah memperkuat kapasitas para pendamping desa pada pekan sebelumnya, BP2DK kemudian melanjutkan pertemuan dengan 50 Kepala Desa dan 20 Kepala Dinas di Indonesia yang menjadi lokasi Desa Broadband 2016.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga 22 November 2016 mendatang. Pertemuan ini sendiri sebagai bagian dari usaha untuk menyelaraskan visi kegiatan antara BP2DK yang mewakili Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa sebagai penerima manfaat. (BP2DK.ID)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan