Pembangunan Talud Penahan Tanah Pada Anak Sungai

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID –  Gampong Cot Baroh yang dilintasi oleh anak sungai (saluran irigasi tradisional Paya Raoh) sepanjang ± 900 meter yang membuat Gampong Cot Baroh rawan terjadinya banjir dan tanah longsor sepanjang aliran anak sungai. Dari panjang tersebut ± 481 meter telah dibangun lening oleh pemerintah melalui proposal yang diajukan oleh kelompok tani dan sisanya 419 meter dibangun oleh Pemerintah Gampong Cot Baroh, 82 meter dibangun tahun lalu dan tahun ini 337 meter.

Papan Informasi Proyek Pembangunan Talud Penahan Tanah 337 Meter
Papan Informasi Proyek Pembangunan Talud Penahan Tanah 337 Meter

Pada tahun 2016 Pemerintah Gampong Cot Baroh mengalokasikan APBG sebesar Rp. 267.684.000 membangun talud penahan tanah sepanjang 337 meter dan dampak yang akan diraskan masyarakat bebas dari ancaman banjir sepanjang aliran anak sungai Paya Raoh dan lancarnya akses air pada saat banjir maupun saat warga membutuhkan air pada saat musim garap sawah.

Pembangunan Talud Penahan Tanah Pada Anak Sungai
Pembangunan Talud Penahan Tanah Pada Anak Sungai

“Dengan dibangunnya talud tersebut diharapkan akan dapat membebaskan masyarakat dari ancaman banjir dan tanah longsor pada saat musim penghujan, apalagi anak sungai melintasi tempat pemakaman umum gampong (Lampoeh Jirat) maka sangat fatal jika terjadi tanah longsor, sebelum dibangun talud ini ada kuburan yang hampir tergerus oleh anak sungai di belakang Keude Bang Sop” seperti dituturkan oleh Abdul Gani Hasan selaku Keuchik Gampong Cot Baroh.

Pembangunan Talud Penahan Tanah Pada Anak Sungai
Pembangunan Talud Penahan Tanah Pada Anak Sungai

Lebih lanjut Abdul Gani menambahkan bahwa dengan dibangunnya talud penahan tanah ini akan membuat lancarnya akses air pada saat banjir maupun saat warga membutuhkan air untuk bercocok tanam dan Pak Keuchik menyapaikan harapan kepada Warga Gampong Cot Baroh untuk sama-sama menjaga infrasrtuktur talud yang telah ataupun yang tengah dibangun dan bagi warga yang berdomisili disepanjang aliran anak sungai dilarang membuat sampah kedalam anak sungai karena akan tersendatnya akses air.(redaksi)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan