Aparatur Gampong Harus Perbaiki Data Warga Miskin

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID – BANDA ACEH, Kepala Baitul Mal Kota Banda Aceh, Tgk Safwani Zainun meminta keuchik bersama aparatur gampong lainnya agar memperbaiki data warga yang termasuk fakir miskin yang ada di gampong. Keuchik diberi wewenang mencoret nama warga mampu yang masuk dalam daftar penerima zakat Baitul Mal.

Aparatur Gampong Harus Perbaiki Data Warga Miskin

ilustrasi rumah fakir miskin

Tgk Safwani Zainun kepada Serambi Minggu (19/6) mengatakan, agar dana Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) akan tepat sasaran. Maka keuchik diperbolehkan mencoret nama warga yang selama ini menerima ZIS, bila warga tersebut dianggap mampu. Namun keuchik tidak diizinkan menggantikan dengan nama lain.

“Jadi silahkan dicoret tapi jangan diganti dengan yang baru, sebab akan mempengaruhi data resmi warga miskin milik Pemko Banda Aceh,” ujar Safwani kemarin.

Namun khusus untuk penyaluran zakat dalam bulan ini, Baitul Mal memberi pengecualian. Dari hasil rapat Baitul Mal dengan TKPKD dua hari lalu. Keuchik diberi wewenang menganti nama penerima dengan yang lebih layak. Namun harus dapat dipertanggung jawabkan serta akan disesuaikan dengan kuota tersedia.

Menanggapi protes yang dilayangkan keuchik terhadap tidak validnya data miskin, Safwani mengatakan selama ini Baitul Mal memang tidak pernah mendata warga miskin di Banda Aceh. Sebab pendataan menjadi wewenang dari Dinas Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), Bappeda, serta Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Banda Aceh. Sehingga Baitul Mal hanya sebagai pemanfaat data.

Untuk mencapai penyaluran ZIS tepat sasaran, keuchik diminta mengajukan nama warga miskin di gampong ke kecamatan, dan diteruskan ke Dinas Sosial dan BPS. Sehingga data itu akan diformulasikan lagi oleh TKPKD sebagai penerima.

Tahun ini, Baitul Mal Banda Aceh direncanakan akan mencairkan zakat sekitar Rp 6,5 miliar untuk sekitar 6.000 kepala keluarga penerima. Safwani mengupayakan agar dana itu disalurkan dalam waktu dekat (dikutip dari aceh.tribunnews.com)

Bicara masalah data fakir miskin itu jadi akan mudah jika gampong  sudah menggunakan aplikasi Sistem Informasi Gampong (SIG) salah satunya SIGamKa/Sideka (Sistem Informasi Gampong/Sideka dan Kawasan), aplikasi sigamka sudah dilengkap dengan program kependudukan jadi setiap ada pengimputan KK akan ada pilahan kelas sosial dari seperti  Kaya, Sedang, Miskin, Sangat Miskin (Fakir).

Sigamka

Fitur Data Kependudukan dalam Program SIGAMKA

Data yang di input tersebut bisa dilihat oleh lembaga di atas Gampong misal Baitul Mal dalam bentuk gratifk dan untuk mengetahui siapa saja yang masuk dalam gratifk tinggal menghubungi keuchik gampong, aplikasi Sigamka/Sideka ini bukan saja untuk program kependudukan masih banyak program-program lain seperti program tata kelola aset gampong, peta gampong, daftar potensi gampong, website gampong, perencanaan gampong dan lain sebagainya yang intinya sangat bermanfaat untuk kemajuan gampong.

untuk pemasangan aplikasi sigamka/sideka khusus kabupaten pidie hubungi Relawan TIK Pidie di Website rtikpidie.or.id (aceh.tribunnews.com & red)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan