IT Camp Sabang “Langkah Awal Menuju Aceh Smart City yang Islami”

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID, SABANG – ITCamp Sabang adalah sabuah acara perkemahan IT yang digelar oleh sejumlah Komunitas IT profesional se-Aceh yang tergabung dalam ‘Aceh Smart City’. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, sudah termasuk hari keberangkatan dari Banda Aceh, 27 s/d 29  November 2015 di Sabang tepatnya di Pantai Seulako View, IT Camp digelar sebagai persiapan menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2016 mendatang.

ITCamp turut dihadiri oleh 120 peserta terdaftar dari seluruh Aceh dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, aktivis IT lokal maupun Nasional, instasi pemerintahan juga Akademisi dari berbagai kampus di Aceh dan juga pengiat TIK Persedaan yaitu KOMTIK COBAR (Komunitas TIK Gampong Cot Baroh).

Uniknya, kegiatan ini dikemas dengan konsep metode belajar Teknologi Informasi yang melibatkan peserta belajar dengan alam terbuka motode outbound dan IT. Kegiatan ini turut menghadiri pemateri-pemateri andalan baik Nasional maupun lokal seperti Andri Johandri, Zainal Mahyar, Ahmad Raju dan Fakrullah Maulana.

“Yang mana sebelumnya Kegiatan ITCamp Sabang akan dilaksanakan di Pantai Gapang, namun ketika mau mendekati acara pantai Gapang ini sudah penuh dan ITCamp dialihkan ke Panorama Seulako atau Seulako View” Tandas Samsul Aqmari selaku Panitia kepada Komtik Cobar (27/11)

Materi yang diajarkan dalam ITCamp 2015 adalah pemanfatan Internet, web dan sosial media untuk membantu promosi produk-produk lokal Aceh, mengenal blogger, domain dan hosting, pembutan web personal teknik SEO, berbagi cara menghasilkan uang dari iklan Google Adsence  dan yang paling keren adalah materi pemanfaatan resberypi yang disampaikan oleh Andri Johandri, yang akrap disapa Om Jo dari ICTWacth.

Om Jo menitip pesan kepada “Pemuda-pemudi Aceh harus menguasai server dan bisa membuat aplikasi untuk mempromosikan Aceh,” ujarnya yang dikelilingi oleh peserta dan panitia acara ini. “Aplikasi wisata kopi, warung kopi, tempat membeli souvenir, dan berbagai aplikasi lain,” tambahnya.

Semua informasi tentang Aceh sebisa mungkin diusahakan tersedia. Informasi tersebut akan mendorong orang luar untuk berkunjung ke Aceh. “Informasi itu sangat penting bagi wisatawan,” ujar Andri meyakinkan.

Penyampaian materi dengan memadukan teori dan pengalamannya, membuat peserta antusias dan penuh semangat mendengarnya. Pertemuan tersebut berlangsung cair dan terbuka, dimana peserta bebas bertanya pada pria yang bersama timnya berhasil membuat alat pengukur curah hujan untuk petani. Membuat alat hal tidak terlalu sulit, biayanya juga murah.

“Kami hanya menghabiskan biaya sekitar Rp 7 juta,” ujar Andri yang membuat peserta semakin kagum akan manfaat tekhnologi. “Alat tersebut, harganya berbeda jauh dengan alat yang dimiliki BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika). Bahkan, alat tersebut menghasil datanya dalam bahasa Indonesia,” ungkap Andri yang tak lama setelah itu harus segera pamit dan kembali ke kota Banda Aceh.

Selama acara ITCamp berlangsung sinyal hp hilang-hilang timbul, datang dan pergi begitu saja di lokasi acara, apalagi sinyal HSPA ++ lenyap total dan mobil VSAT dari Dishubkomintel Aceh tidak bisa berbuat banyak karena mengalami hal serupa yaitu gangguan pada satelit,  ITCamp 2015 bisa dibilang ITCamp tanpa koneksi alias tanpa sinyal, internet dari mobil VSAT baru bisa dinikmati malam minggu, itu pun hanya untuk panitia saja karena koneksinya terbatas.

ITCamp ini akan menjadi acara tahunan, seperti disampaikan oleh  M. Ali Murtaza selaku Ketua Panitia ITCamp Sabang 2015. Untuk itu, ITCamp selanjutnya ‘KOMTIK COBAR’ berharap kedepan relawan-relawan ataupun Komunitas  TIK Aceh dimana pun berada untuk tetap bisa terus mengali potensi-potensi TIK demi kemajuan Kota dan Gampong di Aceh berlandaskan “ Aceh Yang Smart City dan Islami” dan juga acara ITCamp kedepanya harus lebih sukses dari ITCamp 2015 yaitu bisa menghadirkan pemateri yang lebih banyak lagi, baik lokal maupun Nasional. (Redaksi)

Facebook Comments

2 Respon

  1. Teuku Raja berkata:

    Mantab.. bg Dahlan Benar Benar Super Sekali Penjelasannya Saat Para Peserta Sangat Berantusias Bertanya..

Tinggalkan Balasan