Mengutip Rupiah Dari Budidaya Pepaya Madu

GAMPONGCOTBAROH.DESA.ID | Cot Baroh (15/08/15) Desiran angin berhembus sepoi-sepoi dari lembah ke lembah perbukitan di sekitar Dirui Mangat,  tampak seorang pemuda mengayun langkah demi langkah menuju kebun dimana  menanam pepaya madu.

Saifullah Ramli (28 th)

Saifullah Ramli (28 th) Salah satu penduduk Gampong Krueng Nyong yang pada saat ini sukses menanam pepaya madu, yang pada awalnya masyarakat  ragu terhadap langkah yang di tempuh oleh pemuda paruh baya tersebut. Namun dengan semangat dan usaha yang gigih kini Saifullah tinggal menikmati hasil dari kerja kerasnya selama ini.

Riki  Tgk Ismail sang pemilik tanah sekaligus pemilik modal dalam penanaman pepaya madu, tak segan-segan mengeluarkan  begitu uang untuk menanam pepaya madu, dari awal pembersihan lahan, pembibitan, pupuk plus upah pekerja hingga saat ini telah menelan biaya sekitar Rp.30.000.000  (Tiga puluh juta Rupiah) imbuh Saifullah.

Setahun yang lalu saifullah mulai menanam pepaya madu di kawasan Dirui Mangat sekitar 3 KM dari Gampong Cot Baroh di area seluas 1,5 Ha, biji papaya itu sendiri di datangkan langsung dari Surabaya ( Jawa Timur ). Dari awal penanaman hingga panen perdana memakan waktu sekitar 8 (delapan) bulan, hingga saat ini sudah mencapai 10 (sepuluh) kali panen, bahkan masa panen bisa mencapai dua tahun lamanya,tandas Pon sapaan akrab sehari-hari.

Setiap panen paling sedikit menghasilkan 1000 buah dengan harga perbuah berkisar antara Rp. 5000 – Rp.7000. Silahkan pembaca  menghitung sendiri  sudah berapa uang yang di dapatkan mulai dari panen perdana hingga saat ini mencapai 10 kali panen dengan rata-rata sekali panen sekitar 1000 buah, tentu akan keluar sebuah angka yang fantastis untuk seorang pemuda se usia Saifullah.

para pekerja sedang membungkus (paking) pepaya untuk di kirim ke Medan – Sumatra Utara

Pepaya di kirim ke Banda Aceh dan Medan Sumatra Utara, Saifullah mempekerjakan buruh harian lepas warga sekitar pada saat memetik papaya. Pesan Saifullah  jangan pernah takut mencoba hal-hal yang baru meskipun belum tentu berhasil,namun yakinlah ketika kita berusaha dengan sungguh-sungguh dan dan di barengi dengan doa Insya Allah, Allah akan memperlihatkan hasilnya. (Redaksi)

Facebook Comments

8 Comments

  1. Wah, semoga tahap selanjutnya bisa meluaskan pasarnya ke seluruh sumatera hingga seluruh pelosok dunia.
    Senang bisa dapat update ttg desa-desa.

Tinggalkan Balasan