Jangan kalah dengan keadaan, Tapi jadilah pemenang dengan keadaan

www.gampongcotbaroh.desa.id | Cot Baroh (17/04/2015) Awan  mendung menyelimuti  Gampong Cot Baroh, namun proses shuting film documenter terus berjalan, 2 orang team dari wachtdot terus berpacu untuk menyelesaikan shuting meskipun suasana mendung di pagi hari dan   hujan mengguyur Gampong Cot Baroh di sore harinya.

17 -18 April 2015 Gampong Cot Baroh tampil berbeda dari hari-hari biasanya karena  ada shuting film Documenter yang mengangkat cerita tentang perjuangan 2 orang anak muda Gampong Cot Baroh yang ingin memajukan Gampong lewat dunia maya yaitu Safwaturrahman dan Muhammad Dahlan gantoe, meskipun latar belakang pendidikan keduanya bukan bidang  tersebut.

Namun semangat pantang menyerah jelas terlihat dari keduanya.Berawal dari hayalan dan menonton Metro TV dengan program acara 360 yang menayangkan sebuah Desa yaitu Desa Melung di kecamatan Kedungbanteng kabupaten Bayumas Jawa tengah yang begitu maju dalam pemanfaatan TIK dengan memiliki tujuh titik hotspotdimana warga bisa mengakses internet secara gratis.

Pada hal Desa Melung tersebut terletak jauh dari kota namun untuk kecanggihan pemanfaatan TIK perlu di kasih jempol, dari Desa Melung tersebut mereka terinspirasi untuk membuatkan website Desa dengan menggunakan Domain Desa.id, tanpa mengenal lelah mereka terus berupaya mencari informasi bagaimana cara untuk mendaftarkan website. Prinsip mereka jangan kalah dengan keadaan,tapi jadilah pemenang dengan keadaan.

Meskipun dengan segala keterbatasan seperti tidak memiliki kantor Desa dan Komputer. Alhamdulillah akhir 2013 Gampong Cot baroh resmi memiliki website Desa dengan alamat www.gampongcotbaroh.desa.id dan tidak berhenti disitu mereka terus berinovasi mengisi conten-conten yang bermanfaat bagi warga terutama dalam bidang pertanian karna dominan masyarakat Gampong Cot Baroh dengan mata pencaharian sebagai petani,di samping itu  juga ada jurnalis warga yang memuat kegiatan masyarakat keseharian di Gampong cot Barohdan masih banyak hal-hal lain yang di muat dalam website gampong.

Kendala yang mereka hadapi dalam mengelola website adalah pada saat meliput berita yang berkaitan dengan kegiatan warga mereka di katakana wartawan tanpa kantor dan hal-hal negative lainnya tapi tidak menyurutkan niat mereka untuk terus berupaya memberikan yang terbaik semampu mereka buat Gampong tercinta, di penghujung tahun   2014 Gampong Cot Baroh mendapatkan undangan dari panitia untuk menghadir DesTika ke II di Desa Tanjung Sari Kec suka Haji Kab Majalengka Jawa Barat,  Alhamdulillah Gampong Cot Baroh beserta beberapa Desa lainnya  dari berbagai daerah yang hadir di acara DesTika mendapatkan DesTika Awards.

Kisah dari perjalanan tersebutlah yang di angkat ke film Documenter. selama proses shuting begitu banyak masyarakat yang menonton karena  belum pernah ada shuting apapun sebelumnya di Gampong Cot Baroh. Safwaturrahman Dan Dahlan Gantoe jadi artis dadakan, gugup dan menegangkan karena kami belum pernah berhadapan dengan camera apalagi di kerumuni banyak warga sungguh suatu pengalaman baru bagi kami wong Ndeso.

Pihak-pihak yang terlibat dalam proses shuting film tersebut yaitu Dr. Maimun Ibrahim M.Si selaku kabag SANTEL & PDE SetdaKab Pidie, keuchik dan beberapa warga  Gampong Cot Baroh dan warga Gampong tetangga yaitu Gampong Krueng Jangko juga turut berpartisipasi demi kesuksesan dan kesempurnaan sebuah film.

Shuting di mulai pagi hingga sore hari, break sejenak untuk sholat magrib dan makan malam, kemudian shuting kembali di lanjutkan hingga jam menunjukan pukul 22.30 baru selesai. bahkan hari sabtu 18 April baru selesai shuting jam 00.30 istirahat sejenak,kemudian pukul 01.30  Dahlan dan Taufik (Driver) langsung mengantar  mas Edith dan Rudy dari watchdoc.co.id Indonesia Documentary Chanel  menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh untuk melanjutkan penerbangan ke Riau Via Medan pada jam 06 pagi. (Redaksi)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan