Masyarakat Gampong Cot Baroh Gelar Meuseuraya

www.gampongcotbaroh.desa.id | Cot Baroh (15/03/2015) Dalam rangka menyambut hari kamis tanggal 19 Maret 2015 bertepatan dengan 28  Rabiul Akhir  1436 H yaitu hari Masyarakat Gampong Cot Baroh akan mengadakan sejumlah kegiatan dalam rangka memuliakan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW melalui kegiatan kenduri maulid, Masyarakat Gampong Cot Baroh menggelar gotong royong bersama atau dalam bahasa Aceh disebut Meuseuraya.

Meuseuraya dipusatkan di tempat-tempat umum yaitu membersihkan pekarangan meunasah, balai pengajian atau balai gampong yang akan digunakan untuk menjamu tamu maulid lebih kurang 1.000 undangan yang terdiri dari 10 Gampong.

Aceh adalah provinsi yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Dalam banyak tradisi budaya yang berkembang dalam masyarakat, momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Aceh merupakan yang terbesar dan berlangsung lama yaitu selama tiga bulan. Khanduri Mauled (kenduri Maulid) pada masyarakat Aceh terkait erat dengan peringatan hari kelahiran Pang Ulee (penghulu alam) Nabi Muhammad SAW, utusan Allah SWT yang terkahir pembawa dan penyebar ajaran agama Islam.

Masyarakat Aceh sebagai penganut mayoritas agama Islam melaksanakan kenduri maulid setiap bulan Rabiul Awal, Rabiul Akhir dan Jumadil Awal. Kenduri maulid yang dilaksanakan pada bulan Rabiul Awal disebut maulod awai (maulid awal) dimulai dari tanggal 12 Rabiul Awal sampai berakhir bulan Jumadil Awal.

Sedangkan kenduri maulid yang dilaksanakan pada bulan Rabiul Akhir disebut mauled teungoh (maulid tengah) dimulai dari tanggal 1 bulan Rabiul Akhir sampai berakhirnya bulan Rabiul Akhir tersebut. Selanjutnya, kenduri maulid pada bulan Jumadil Awal disebut mauled akhee (maulid akhir) dan dilaksanakan sepanjang bulan Jumadil Awal.

Kegiatan Meuseuraya berlangsung sesuai dengan target yang diharapkan, namun ada beberapa masyarakat yang tidak bisa hadir dalam kegiatan meuseuraya disibukan dengan aktifitas persawahan “keumukoh” yang belum selesai dipersawahan sekitar gampong.

Di penghujung kegiatan gotong royong ditutupi dengan makan kelapa muda bersama sebagai pelepas dahaga selama kegiatan gotong royong. [Redaksi]

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan