Inilah Harapan Warga Gampong Cot Baroh Kepada Menteri Desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

www.gampongcotbaroh.desa.id | Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (DPDTT) telah mencanangkan 9 program kerja prioritas desa untuk 5 tahun ke depan. Setelah diluncurkan, kesembilan program prioritas desa dalam jangka pendek mendapat sambutan positif dari banyak kalangan, termasuk oleh kami Muhammad Dahlan Gantoe dan Safwaturrahman selaku relawan TIK Gampong Cot Baroh yang mengwakili atas nama warga Gampong Cot Baroh Kemukiman Aron Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie yang nama sudah pernah tampil pada Festival DesTIKa “Desa Teknologi Informasi dan Komunikasi” tingkat Nasional di Desa Tanjungsari, Kecamatan Suka Haji Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada 26 – 27 September 2014.

DSC_9460
Relawan TIK Gampong Cot Baroh Photo bersama dengan Pak Kades Tanjungsari, Sukahaji Majalengka Jawa Barat (Tengah)

Gampong adalah pembagian wilayah administratif di Aceh. Gampong berada di bawah Mukim. Gampong merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat istiada.

Gampong Cot Baroh sendiri adalah pembagian wilayah administratif di Kabupaten Pidie, berada di bawah Mukim Aron, Kecamatan Glumpang Tiga. Asal usul Gampong Cot Baroh menurut pendapat orang-orang tua Gampong di Pemukiman Aron.

Bahwa Gampong Cot Baroh merupakan gampong yang pertama ada di Mukim Aron bersama dengan Gampong Panjoe Aron pada masa Kerajaan Pedir banyak orang sudah mulai tinggal dan membangun pemukiman di daerah ini dan pada masa perlawanan penduduk pribumi melawan Belanda orang – orang sudah mulai tinggal dan membangun area persawahan serta perkebunan seadanya. Kemudian Gampong terus berkembang seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan pertumbuhan Gampong-Gampong lain di sekelilingnya.

Di masa konflik yang berlangsung di seluruh Aceh Gampong Cot Baroh termasuk Gampong yang paling banyak terkena imbasnya. Maka seiring dengan perdamaian yang terjadi, perlahan namun pasti keadaan Gampong bangkit dan sudah mulai dapat melaksanakan pembangunan secara baik dan berkesinambungan. Untuk saat ini Gampong Cot Baroh tergabung dalam kemukiman Aron kecamatan Glumpang Tiga kabupaten Pidie dan berjarak ± 4,5 km dari pusat kecamatan.

Luas wilayah Gampong Cot Baroh adalah ± 15,17 KM², yang terbagi kedalam tiga dusun yaitu Meuria, Anggrek dan Mulia dengan jumlah penduduk 361 jiwa yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani sawah juga berkerja di kebun yang penghasilan pokoknya adalah coklat, melinjo, kayu dan beberapa hasil alam lainnya. Sebagian kecil penduduk berdagang, menjadi guru dan bekerja sebagai pegawai di kantor pemerintahan.

Menurut Muhammad Dahlan Gantoe dan Safwaturrahman, 9 program prioritas menteri desa yang sudah diluncurkan secara konsep sudah bagus dan kita berharap dalam implementasinya nanti bisa berjalan sesuai harapan. Namun, sebelum kesembilan program kementerian desa sampai ke desa, alangkah baiknya kalau kementerian desa segera melakukan penggalian informasi terlebih dahulu dari para kepala desa. Karena kami sendiri mengetahui program desa baru dari televisi dan internet.

????????????????????????Walaupun di desa-desa itu masih banyak kekurangan baik dari segi SDM dan lain-lain. Bahkan Gampong Cot Baroh sendiri yang sudah pernah mendapatkan DESA.ID desTIKa Awards 2014 sebagai desa teknologi informasi dan komunikasi atas inisiatif dan kreativitas dalam pemanfaatan TIK dan Pengunaan Domain “DESA.ID” yang disampaikan oleh Direktorat Jendral Aplikasi dan Pemberdayaan Telematika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika didampingi oleh Bupati Majalengka, hingga saat ini Gampong Cot Baroh belum mempunyai Kantor Keuchik (Kantor Desa) dan operasional Gampong seperti Komputer masih menjadi barang asing bagi aparatur Gampong/Desa.

desa.id desTIKa awards

Kekurangan-kekurangan tersebut bisa diatasi, jika kita punya semangat untuk maju, dan pekerjaan tersulit yang kami alami adalah mengubah pola pikir masyarakat dalam membangun gampong berbasis e-government, lebih-lebih masyarakat Gampong Cot Baroh masih banyak yang awam dengan teknologi informasi dan komunikasi dan inilah sebuah tantang yang tengah kita hadapi maklum Gampong Cot Baroh adalah bekas konflik, pelan-pelan namun pasti kita yakin bahwa pada saat Gampong Cot Baroh akan maju dan berkembang pesat yang  mana 1 % kemajuan TIK yang positif berimbas 14% pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Penguatan SDM aparatur pemerintah desa kita harapkan mendapat perhatian yang serius dari kementerian desa, baik itu melalui pelatihan dan bimbingan teknis baik tentang pengelolaan kekayaan gampong, penyusunan perencanaan desa, pembentukan Badan Usaha Milik Desa/Gampong (BUMdes/BUMG), penataan administrasi dan keuangan desa, dan lain-lain.

Harapan terakhir kami kepada menteri desa, 9 program prioritas desa yang sudah diluncurkan sampailah ke Gampong kami kami, agar gampong kami ini bisa bangkit dari ketinggalan baik dari segi inprastruktur maupun perekonomian masyarakat.

 9 Program Kementerian Desa dan PDTT :

Pertama, peluncuran gerakan desa mandiri di 3.500 desa yang akan dimulai pada tahun 2015.

Kedua, pendampingan dan penguatan kapasitas kelembagaan dan aparatur 3.500 pada desa yang dimulai pada 2015. Ketiga, pembentukan dan pengembangan 5.000 BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

Keempat, melakukan revitalisasi pasar desa di 5.000 desa atau kawasan pedesaan.

Kelima, pembangunan infrastruktur jalan pendukung pengembangan produk unggulan di 3.500 desa mandiri.

Keenam, penyiapan implementasi penyaluran dana desa Rp1,4 miliar per desa secara bertahap. Ketujuh, penyaluran modal bagi koperasi atau UMKM di 5.000 desa.

Kedelapan, pilot project sistem pelayanan publik jaringan koneksi online di 3.500 desa, Kesembilan, ‘save villages’ desa perbatasan dan pulau-pulau terdepan, terluar dan terpencil.   [SR]

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan