Pemkab Pidie Sosialisasikan UU No. 6 Tahun 2014

10689978_1531354673776054_5306225933969199744_n
Sumber : Dok Gampong Keutapang

Sigli-Pidie, Gampongcotbaroh.desa.id– Pemerintah Kabupaten Pidie (BPM Kab. Pidie) resmi disosialisasikan Undang-undang No 6 tahun 2014 kepada 731 Keuchik Gampong/Kepala Desa di Gedung Olah Raga (GOR) Kabupaten Pidie.

Sosialisasi undang-undang No.6 Tahun 2014 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai sistem pemerintahan Desa dengan berbagai ketentuan dan aturan juga pengelolaan anggaran gampong/desa yang direncanakan akan dikucurkan pada tahun 2015 mendatang.

Acara sosialisasi ini dikhususkan kepada 731 Keuchik Gampong/Kepala Desa. Pada kesempatan tim admin www.gampongcotbaroh.desa.id mencoba untuk mengkonfirmasi pada salah satu peserta yang merupakan  Keuchik Gampong Keutapang Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie melalui akun facebook resmi  Gampong Keutapang Pidie Aceh, kebetulan keuchik ini sudah mengajukan permohonan pendaftaran website untuk gamponya serta mengajak kerja sama dengan pengembang TIK Gampong Cot Baroh Kecamatan Glumpang Tiga Kab Pidie untuk bimbingan pengelolaan website  sebagai media gampong untuk media transparansi informasi publik gamponya yang mana sampai hari ini kami masih menunggu kabar dari pihak pelayanan DESA.ID terkait aktifasi website resmi Gampong Keutapang www.gampongkeutapang.desa.id dan tiga gampong lainya yaitu Gampong Pulo Bate Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie, Gampong Aki Neugoh Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya dan Gampong (tidak diketahui namanya) di Kabupaten Aceh Jaya Pantai Barat Aceh.

10696241_1531354730442715_6603793318327771319_n
Sumber : Dok Gampong Keutapang

Menurut Keuchik Gampong Keutapang ISWADI, S.Hi. (32) bahwa, dengan ada acara ini sangat bermanfaat dalam hal menambah wawasan tentang pemerintahan desa dan pengelolaan anggaran kedepan. untuk sementara anggaran yang dijanjikan 1 M perdesa itu tidak ada direalisasikan. 

Cuma dapat uang untuk perangkat desa 75 juta. Selebihnya di pakai rumus 100 % diantaranya 1. Rumus 30 % untuk luas wilayah, 2. Rumus jumlah penduduk 30 %, 3. Rumus 50 % dengan angka kemiskinan. Angka kemiskinan dipakai data tahun 2008. Sedangkan angka kemiskinan yang di data oleh BPS tahun 2008 sama-sama kita ketahui sangat amburadul alias kacau.

dan seluruh petangkat gampong disuruh gaji. termasuk  dewan musyawarah tinggat gampong yaitu tuha peut dan tuha lapan dan lembaga-lembaga lain di Gampong.

Untuk tahun 2015 proposal gampong tidak diterima lagi oleh pemerintah. Kerena sudah terkapel oleh anggaran yang dikasih. Sedang anggaran yang diberikan belum jelas alokasinya, maka dari situ sangat ditekankan soal data dan transparansi di tinggat gampong harus benar-benar ditegakan.

Acara ini dibuka oleh Bupati Pidie Bapak Sarjani Abdullah, dalam pidatonya Bupati Pidie ini mengharapkan agar para Keuchik Gampong/Kepala desa dalam wilayah Kabupaten Pidie agar benar-benar mampu dalam memahami dan menjalankan roda pemerintahan desa.

10403359_1531354627109392_2773271778480419898_n
Sumber : Dok Gampong Keutapang

Dalam paparannya, Beliau juga mengharapakan dalam hal pengelolaan anggaran kedepan apabila terealisasi untuk lebih transparan dan tepat sasaran serta jauh dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Acara sosialisasi ini dihadiri sekitar 90 % dari 731 Keuchik Gampong/Kepala Desa yang diundang, juga hadir Imum Mukim sebanyak 94 wilayah kemukiman, camat sebanyak 23 wilayah Kecamatan dan SKPK Pidie sebanyak 32 orang ditambah undangan lain dari berbagai media yang meliput acara ini.[SR]

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan