Membangun Gampong Teknologi Informasi Yang Terintegrasi

????????????????????????

Jakarta 29 September 2014 – Kami (Safwaturrahman dan Muhammad Dahlan Gantoe) Pemuda Gampong Cot Baroh Kecamatan  Glumpang Tiga Kab Pidie yang peduli dengan kemajuan Gampong terutama dalam bidang pemanfaatan TIK, Kami mendapatkan undangan resmi dari Kementrian Komunikasi dan Informatika, perihal Undangan Menghadiri Kegiatan Festival Desa TIK (DesTIKa) Tahun 2014 di Majalengka – Jawa Barat.

Gampong Cot Baroh merupakan sebuah Gampong di Kemukiman Aron, Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie yang telah lama memiliki website www.gampongcotbaroh.desa.id menggunakan domain desa.id domain khusus yang diperuntukan untuk website Desa/Gampong.

Acara Festival Desa TIK (DesTIKa) Tahun 2014 berlokasi di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka. Festival Desa Teknologi Informasi dan Komunikasi (DesTIKa) untuk kedua kalinya diadakan. Setelah sebelumnya diadakan di Desa Melung, Banyumas – Jawa Tengah pada Agustus 2013. Acara yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26-27 September lalu  dihadiri oleh perwakilan dari 18 Provinsi terdiri dari berbagai Desa seluruh Indonesia mulai dari Gampong Cot Baroh Kabupaten Pidie, Aceh hingga Kampung Nurawi Miosindi – Kabupaten Yapen, Papua.

 

Selama dua hari, para peserta mengikuti berbagai kegiatan mulai dari seminar internet sehat, pembahasan Undang-undang Desa, sosialisasi program Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), dan pameran potensi Desa. Maka, Festival Destika 2014 menghadirkan berbagai narasumber dari Kementrian Komunikasi dan Informatika RI, Anggota DPR RI Budiman Sudjatmiko (wakil Pansus Undang – Undang Desa), Onno W. Purbo (Tokoh Telematika Indonesia) Akademisi, Pengembang Sistem Informasi hingga Pelaku Pemberdayaan Masyarakat.

“Semua Desa yang ada di Kabupaten Majalengka sudah saya berikan perangkat komputer untuk peningkatan SDM aparatur Desa” kutipan kata sambutan Bapak Bupati Kab Majalengka Jawa Barat pada saat pembukaan acara festival DesTIKa (Desa teknologi informasi dan komunikasi) guna mempromosikan potensi yang  ada di Desa melalui website atau portal desa.Dengan hal ini kami sangat mengharapkan  agar semua Walikota/Bupati di Aceh agar bisa meniru apa yang telah dilakukan oleh Bupati Majalengka yang membuat daerahnyan menjadi tuan rumah tempat diadakan Festival Desa TIK (DesTIKa) 2014, maka dari itu kami sangat mengharapkan kepada Walikota/Bupati di Aceh untuk lebih memperhatikan Gampong-Gampong di Aceh yang telah aktif di bidang pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi guna mempromosikan potensi Gampong secara online seperti kata Bapak Drs Maimun. M.Si (Kabag SANTEL dan PDE ) 1% kamajuan Teknologi informasi berimbas 14% pada peningkatan ekonomi masyarakat .

Dari acara Festival Desa TIK (DesTIKa) Nasional di Majalengka Gampong Cot Baroh berhasil mendapatkan desa.id desTIKa awards 2014 desa teknologi informasi dan komunikasi sebagai penghargaan atas inisiatif dan kreatifitas dalam pemanfaatan TIK dan penggunnan domain “ Desa.id” yang di berikan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika bersama PANDI, ini menjadi sejarah baru dalam bidang kemajuan  TIK perdesaan “Internet Gampong” di Kabupaten Pidie dan Gampong Cot Baroh pada khususnya dan Aceh pada umumnya, untuk mendapatkan penghargaan ini tidak terlepas dari beberapa ktriteria penilaian yaitu mengunakan domain desa.id, website selalu terupdate, mengangkat issue gampong/perdesan dan  informasi berguna bagi masyarakat.

Acara Festival Desa TIK (DesTIKa) diselengarakan oleh Kemkominfo bekerjasama dengan Gerakan Desa Membangun (GDM) dan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Majalengka ini akan mengedepankan pemanfaatan Teknologi Informasi di setiap desa. Selain itu, Festival Destika 2014 ini merupakan ajang berkumpul desa-desa untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik dan keterbukaan informasi publik Desa. Karena, selama tiga tahun ini, semakin banyak desa yang tergabung dalam lingkar belajar Desa Membangun telah bergerak untuk memanfaatkan TIK.

Selain perwakilan Pemerintah Desa, Festival DesTIKa kali ini juga dihadiri oleh para Relawan TIK dari berbagai daerah di Indonesia. Tak ketinggalan juga para pelaku PNPM Perdesaan dari berbagai Kabupaten di Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten dan sekitarnya. Mereka akan membahas sinergi positif multipihak dalam rangka mempercepat pemertaan pembangunan Desa, terutama dibidang sumber daya manusia, dengan memanfaatkan TIK sebagai alatnya.

Festival desa-desa/gampong melek Teknologi Informatika (TI) ini diadakan untuk memberikan motivasi bagi desa-desa yang saat ini memulai penggunaan sarana TIK sebagai salah satu bentuk pelayanan dalam hal transparansi pembangunan desa serta menyambut pelaksanaan UU Desa di tahun 2015. Tujuan lain dari Festival Destika juga untuk mendorong desa untuk mempromosikan potensi lokal dan menggali ide serta inovasi pemanfaatan TIK lainnya.

Selepas Festival Destika, peserta diharapkan dapat memahami konsep pemanfaatan TIK sebagai suatu komponen penting dalam infomobilisasi, pengawasan serta evaluasi eksekutif di desa.

Salah satu hal unik dari Festival ini adalah peserta ditempatkan menginap di rumah-rumah warga desa tuan rumah. Sehingga peserta yang sebagian besar dari desa akan berinteraksi dan berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan warga desa setempat. Hal ini memberikan kesempatan kepada warga Desa tuan rumah untuk belajar dan berbagi dengan saudara-saudaranya dari berbagai Desa di seluruh Indonesia. Sehingga acara ini benar-benar acara desa yang memberikan manfaat bagi desa itu sendiri.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan