Sejarah Berdirinya Gampong Cot Baroh

???????????????????????????????

Meunasah Cot Baroh Gampong Cot Baroh Jl .Paya Raoh Km 2.5 Gampong Cot Baroh

Asal usul Gampong Cot Baroh menurut pendapat orang-orang tua Gampong di Pemukiman Aron. Gampong Cot Baroh merupakan Gampong yang pertama sekali ada bersama dengan Gampong Panjoe Aron. Sejak masa Kerajaan Pedir banyak orang sudah mulai tinggal dan membangun pemukiman di daerah ini. Pada masa perlawanan penduduk pribumi melawan Belanda orang – orang sudah mulai tinggal dan membangun area persawahan serta perkebunan seadanya. Kemudian Gampong terus berkembang seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan pertumbuhan Gampong-Gampong lain di sekelilingnya.

Kerajaan Pedir adalah asal muasal Kabupaten Pidie yang dulunya adalah sebuah kerajaan berdaulat yang tidak terkenal berdampingan dengan Kerajaan Pasai dan Kerajaan Aceh. Pada awalnya, wilayah Kerajaan Aceh ini hanya mencakup Banda Aceh dan Aceh Besar yang dipimpin oleh ayah Ali Mughayat Syah. Ketika Mughayat Syah naih tahta menggantikan ayahnya, ia berhasil memperkuat kekuatan dan mempersatukan wilayah Aceh dalam kekuasaannya, termasuk menaklukkan Kerajaan Pasai.

Saat itu, sekitar tahun 1511 M, Kerajaan-kerajaan kecil yang terdapat di Aceh dan pesisir timur Sumatera seperti Peurelak (di Aceh Timur), Pedir (di Pidie), Daya (Aceh Barat Daya) dan Aru (di Sumatera Utara) sudah berada di bawah pengaruh kolonial Portugis. Mughayat Syah dikenal sangat anti pada Portugis, karena itu, untuk menghambat pengaruh Portugis, kerajaan-kerajaan kecil tersebut kemudian ia taklukkan dan masukkan ke dalam wilayah kerajaannya. Sejak saat itu, kerajaan Aceh lebih dikenal dengan nama Aceh Darussalam dengan wilayah yang luas, hasil dari penaklukan kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya. Sehingga sampai sekarang Pidie tidak disebut sebagai Aceh Pidie, melainkan kabupaten Pidie saja. Ketika terjadi konfrontasi dengan Protugal, maka Kerajaan Pedir menggabungkan diri dengan Kerajaan Aceh untuk melawan Penjajah Portugis. Daerah ini merupakan tempat cikal bakal lahirnya Gerakan Aceh Merdeka. Namun anehnya, pergolakan justru paling banyak terjadi di kawasan tetangganya dibanding Pidie sendiri.

Di masa konflik yang berlangsung di seluruh Aceh Gampong Cot Baroh termasuk Gampong yang paling banyak terkena imbasnya. Maka seiring dengan perdamaian yang terjadi, perlahan namun pasti keadaan Gampong bangkit dan sudah mulai dapat melaksanakan pembangunan secara baik dan berkesinambungan. Untuk saat ini Gampong Cot Baroh tergabung dalam kemukiman Aron kecamatan Glumpang Tiga kabupaten Pidie dan berjarak ± 4,5 km dari pusat kecamatan. Luas wilayah Gampong Cot Baroh adalah ± 15,17 KM², yang terbagi kedalam tiga dusun yaitu Meuria, Anggrek dan Mulia dengan jumlah penduduk 361 jiwa yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani sawah juga berkerja di kebun yang penghasilan pokoknya adalah coklat, melinjo, kayu dan beberapa hasil alam lainnya. Sebagian kecil penduduk berdagang, menjadi guru dan bekerja sebagai pegawai di kantor pemerintahan.

Adapun ditinjau dari segi nama Gampong,Gampong Cot Baroh terdiri dari 2 (dua) suku kata yaitu :Cot yang dalam bahasa Indonesia berarti tinggi bermakna bahwa Gampong ini berada di daerah yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya, hal ini dapat dimaklumi karena Gampong Cot Baroh berada di kaki perbukitan yang menjadi pintu gerbang penduduk untuk menuju ke kebun mereka yang berada di perbukitan (hutan). Sedangkan Baroh berarti utara, jadi dengan kata lain Gampong Cot Baroh memiliki makna Gampong yang berada di dataran yang agak tinggi dan berada di sebelah utara. Hal ini dikarenakan Gampong Cot sendiri ada dua yaitu Cot baroh dan tetangganya yang berada di bagian Selatan (Cot Tunong) sehingga untuk memudahkan mengingat kedua Gampong diberikan embel-embel arah daerahnya. Sedangkan Baroh berarti utara, jadi dengan kata lain Gampong Cot Baroh memiliki makna Gampong yang berada di dataran yang agak tinggi dan berada di sebelah utara. Hal ini dikarenakan gampong Cot sendiri ada dua yaitu Cot baroh dan tetangganya yang berada di bagian Selatan (Cot Tunong) sehingga untuk memudahkan mengingat kedua Gampong diberikan embel-embel arah daerahnya. [SR]

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan