Kakao Komoditi Unggulan Gampong

DSC01044

Kebun Kakau Kawasan Gunong Meurante

Gampong Cot Baroh. Kakao adalah komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi. Tanaman yang merupakan bahan baku cokelat ini dapat berbuah sepanjang tahun. Makanya, banyak petani di Gampong Cot Baroh dan sekitarnya kepincut membudidayakannya dan hampir setiap KK memiliki kebun kakao luasnya bervariasi antara 1ha hingga 3ha. Perkebunan yang tersebar di beberapa wilayah seperti Pinto Karoe, Cot Kuta, Cot Tenapu, Alue Sane, Alue Baro, Cot Gunong Meurante, Alue Kiroe , Krueng Meusadeun dan masih banyak tempat lainnya yang sangat potensial untuk ditanami kakao.

Foto0376Kakao atau Theobroma cacao L., Merupakan salah satu komoditas perkebunan yang cocok dengan kultur tanah dan iklim di Indonesia. Tanaman ini termasuk golongan tumbuhan tropis.Tanaman penghasil biji kakao ini berasal dari daerah hutan tropis di Amerika Selatan. Di habitat asalnya, kakao biasa tumbuh di bagian hutan hujan tropis yang terlindung di bawah pohon-pohon besar.

????????????????????????

Apalagi, hasil komoditasnya yang bernilai ekonomi tinggi mendorong minat para petani di sana untuk membudidayakannya. Namun, tidaklah mudah membudidayakan tanaman ini. Persiapan naungan dan lahan merupakan dua hal penting yang perlu diperhatikan. Naungan itu bisa berupa tanaman pelindung, seperti pohon asan (red: lamtoro) ,Selebihnya, proses membudidayakan kakao tak terlalu rumit. pohon kakao sejak masa tanam harus selalu diurus hingga umur tiga tahun baru berbuah aktif.

6

Proses Pengringan Kakao yang di lakukan di Badan Jalan karena belum memiliki tempat penjemuran khusus.

setelah masa panen tiba petani memetik dan mengeringkan, Petani hanya tinggal menunggu mugee (red: lem non teupin raya) yang datang untuk membeli biji kakao yang sudah kering, Harga jualnya bervariasi mulai dari Rp 20.000/kg, hingga Rp30.0000/kg tergantung kualitas bijinya.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan