JKA dan JKN

Menkes RI : Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2014, Pemerintah Tiru JKA Aceh Karena Sangat Bagus Dan Menjadi Contoh Asuransi Kesehatan Bagi Provinsi Lain Di Indonesia

Foto : Ilustrasi Kartu JKA ( Jaminan Kesehatan Aceh )

1511178_601601456553929_713152691_n

Jakarta – Secara nasional, pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memberikan berobat gratis kepada penduduk miskin dan tidak mampu baru akan dilakukan pada 1 Januari 2014, tapi untuk Aceh dilakukan lebih awal yakni 1 September 2013 lalu.

Tanggal 1 Juni 2010 adalah hari bersejarah dalam perjalan Program JKA. Pada tanggal tersebut Pemerintah Aceh menandatangani MoU (nota kerjasama) dengan dengan menunjukkan BUMN pemerintah PT. ASKES (Persero) sebagai mitra Penyelenggaraan JKA.

Hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), mereka dapat memeroleh pelayanan kesehatan secara gratis di rumah-rumah sakit dan puskesmas. Program JKA juga tidak membatasi jenis penyakit apa yang diderita oleh penduduk Aceh.

“Saya sudah keliling Indonesia, tetapi baru kali ini menemukan bahwa program terobosan yang dilakukan Pemerintah Aceh sangat menarik, sehingga kami minta rekaman videonya untuk dipublikasi ke daerah lain,” kata Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi beberapa waku lalu. Ia akan menjadikan JKA sebagai model bagi provinsi lain.

Jika di daerah lain ada pameo: “Orang miskin dilarang sakit”, di Aceh pameonya berbunyi “Warga sakit tidak takut berobat di rumah sakit.” Oleh karena itu, pameo “Orang miskin dilarang sakit” tentu tidak berlaku di Aceh.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan