Gampong & Mukim Dalam UUPA

BAB XV
MUKIM DAN GAMPONG

Bagian Kesatu
Mukim
Pasal 114

(1) Dalam wilayah kabupaten/kota dibentuk mukim yang terdiri atas beberapa gampong.
(2) Mukim dipimpin oleh imeum mukim sebagai penyelenggara tugas dan fungsi mukim
yang dibantu oleh tuha peuet mukim atau nama lain.
(3) Imeum mukim dipilih melalui musyawarah mukim untuk masa jabatan 5 (lima) tahun.
(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai organisasi, tugas, fungsi, dan kelengkapan mukim
diatur dengan qanun kabupaten/kota.
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pemilihan imeum mukim diatur dengan Qanun
Aceh.

Bagian Kedua
Gampong

Pasal 115

(1) Dalam wilayah kabupaten/kota dibentuk gampong atau nama lain.
(2) Pemerintahan gampong terdiri atas keuchik dan badan permusyawaratan gampong
yang disebut tuha peuet atau nama lain.
(3) Gampong dipimpin oleh keuchik yang dipilih secara langsung dari dan oleh anggota
masyarakat untuk masa jabatan 6 (enam) tahun dan dapat dipilih kembali hanya untuk
satu kali masa jabatan berikutnya..

Pasal 116

(1) Dalam melaksanakan tugasnya keuchik dibantu perangkat gampong yang terdiri atas
sekretaris gampong dan perangkat gampong lainnya.
(2) Sekretaris gampong sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diangkat dari Pegawai Negeri
Sipil yang memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
(3) Dalam melaksanakan tugasnya sekretaris gampong dan perangkat gampong lainnya
bertanggung jawab kepada keuchik.

[Download UUPA ( Undang-Undang Pemerintahan Aceh ) ~ Lengkap !]

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan